Puan Maharani Sumbang Sapi Kurban 1,3 Ton ke Bamusi PDIP Jateng

Puan Maharani Sumbang Sapi Kurban 1,3 Ton ke Bamusi PDIP Jateng

RIAUMANDIRI.CO - Ketua DPR Puan Maharani menyumbang seekor sapi kurban jenis limousine seberat 1,3 ton ke Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di Panti Marhen, Jl Brigjen Katamso, Kota Semarang, Minggu (10/7/2022). Selain sapi kurban Puan, juga ada sapi kurban lainnya yang disalurkan DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

“Alhamdulillah untuk tahun 1443 H ini, PDI Perjuangan Jateng melalui Bamusi sebagai pelaksananya berhasil mengumpulkan 10 sapi, terdiri dari sapi bantuan Mbak Puan yang memiliki berat 1,3 ton, kemudian dari Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto, Sekretaris DPD PDIP Jateng Bambang Kusriyanto, ada dari anggota DPD RI Casytha Arriwi Kathmandu, dan lainnya dari pengurus DPD dan fraksi DPRD Jateng," kata Ketua Kegiatan Kurban Lukman Hakim, Minggu (10/7/2022).

Lukman Hakim mengatakan bila pada tahun sebelumnya DPD PDI Perjuangan Jateng membagikan hewan kurban ke masyarakat sudah berupa daging, namun untuk tahun ini sedikit berbeda.

“Biasanya kita bagi langsung berupa daging pada masyarakat sekitar Panti Marhen, namun tahun ini kita mencoba berbeda dengan membagikan sapi hidup. Ada enam sapi yang dibagikan ke masyarkat sekitar," jelasnya.

Enam sapi itu, ujar Lukman Hakim dibagikan kepada pimpinan wilayah Muhammadiyah Jateng, pempinan wilayah NU jateng, satu mushola di Keluarahan Peterongan, satu mushola di Keluarahan Karangtempel, satu mushola di Kelurahan Karangturi, dan satu mushola di Kelurahan Pandan Lamper.

"Sedangkan empat sapi sisanya, beserta lima ekor kambing kita sembelih disini. InsyaAllah siang ini daging kita bagikan ke masyarakat. Total yang kita bagikan ada sekita 1200 bungkus," ucapnya.

Terpisah, Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan H Sumanto menjelaskan, pembagian dan penyembelihan hewan kurban di Panti Marhen ini merupakan bentuk ucapan rasa syukur.

“Ini merupakan bentuk rasa syukur kita. Sedangkan pembagian sapi hidup itu dilakukan agar penyebaran sapi kurban ini lebih merata ke masyarakat," kata Sumanto. (*)