Masuk Kota Makkah Semakin Diperketat Jelang Puncak Haji

Masuk Kota Makkah Semakin Diperketat Jelang Puncak Haji

RIAUMANDIRI.CO - Pemeriksaan jalur masuk ke kota Makkah, baik dari Jeddah maupun Madinah semakin diperketat jelang puncak haji pada 9 Dzulhijjah.

Paling tidak, ada tiga check point pemeriksaan dokumen oleh petugas keamanan bagi para pengendara yang menuju tanah haram.

Dilansir Okezone.com, dalam pantauan tim Media Center Haji (MCH) saat menuju Makkah untuk melakukan liputan ke gudang pemeriksaan bagasi jamaah di Distrik Al Hamra Umm Al Jud Makkah, ada tiga kali pemeriksaan setiap kendaraan yang menuju Makkah.


Menurut warga Indonesia yang sudah lama menetap di Arab Saudi, Nur Hasan, pos pemeriksaan dokumen seperti ini biasanya akan terus diperketat seiring semakin dekatnya puncak musim haji pada awal Juli 2022.

"Kalau di hari-hari biasa, paling hanya ada satu check point, yang ada di gerbang utama masuk kota Makkah saja. Tapi kalau semakin dekat puncak haji, jumlah check point diperbanyak, bisa sampai tujuh," kata Nur kepada Media Center Haji, Sabtu (25/6/2022).

Tampak, para penjaga keamanan meminta ditunjukkan dokumen pribadi pengendara dan penumpang seperti tasrih alias surat izin.

Jika pengendara tidak bisa menunjukkan surat izin atau dokumen pribadi lainnya, seperti paspor, maka kendaraan disuruh putar balik dan tidak diperbolehkan memasuki kota Makkah.

Hal yang sama juga berlaku untuk akses masuk Terminal Khusus Haji di pintu masuk Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAIA). Ada check point yang harus dilalui oleh kendaraan yang akan masuk bandara dan hanya yang memiliki izin yang bisa masuk.

Padahal, menurut pengalaman Nur Hasan, pada hari-hari sebelumnya, akses masuk bandara masih cukup longga. Namun sekarang, pengamanan bandara diperketat

"Petugas haji Indonesia yang tidak memiliki tasrih dilarang masuk ke bandara, biasanya cukup longgar," katanya