Calon Perlu Presentasi Inovasi

Sabtu, 03 September 2016 - 08:06 WIB
Ilustrasi Assessment

PANGKALAN KERINCI (RIAUMANDIRI.co) - Terkait visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2011-2016 Kabupaten Pelalawan yakni wujudkan  Inovasi Menuju Pelalawan Emas (Ekonomi Mandiri Aman dan Sejahterah) maka seluruh pihak dituntut melakukan inovasi dalam berbagai bidang terlebih bagi para calon pimpinan SKPD.

Atas alasan tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan  mengusulkan, pasca disahkannya Perda Organisasi Perangkat Daerah atau  struktur organisasi tata kerja (SOTK) maka dalam penyelenggaraan assesment hendaknya disertai presentase inovasi yang disampaikan calon pimpinan SKPD.

"Atas pertimbangan tersebut kita usulkan assessment disertai persentase inovasi. Perlu diingat  dalam RPJMD, target index inovasi daerah meningkat dari 5 ke 8 sampai 2021. Kita  berharap Pelalawan masuk pada kompetisi inovasi pelayanan publik 2017 yang diselenggarakan KemenPan RB  dan ditingkat internasional yaitu UNPSA (United Nations Public Service Award)," kata H Abdullah,  anggota Komisi 1 DPRD Pelalawan kepada wartawan.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menambahkan  bahwa dengan kondisi asumsi APBD 2017 dan beberapa tahun kedepan serta transfer daerah dari pusat semakin turun, sehingga efisiensi juga dilakukan pada jumlah SOTK, maka inovasi adalah sebuah keharusan jelasnya.

"Karena itu, calon pimpinan SKPD, khususnya eselon 2 dan 3 semestinya punya konsep inovasi yang mesti dipaparkan saat assessment, maka dengan begitu setidaknya bisa menjadi masukan dan menjadi pertimbangan soal layak atau tidaknya pejabat tersebut untuk diberi amanah jabatan yang bakal di embanya kedepan,"  tukas H.Abdullah. ***

Editor:

Terkini

Terpopuler