RAPP Latih MPA di Pulau Padang

Ahad, 07 Februari 2016 - 09:35 WIB
Komandan Kodim (Dandim) 0303 Bengkalis, Letkol ARH Wahyu Dwi Ariyanto, Kapolsek AKP Syahruddin dan Direktur RAPP, Rudi Fajar, General Manager CD dan SHR, Wan Mohd. Jakh Anza memberi semangat kepada MPA dari Desa Mekar Delima yang akan mengikuti pelatihan,

Tasik Putri Puyu (riaumandiri.co)-Masyarakat Peduli Api( MPA) dari enam desa se-Kecamatan Tasik Putri Puyu mendapat pelatihan pemadaman api oleh tim fire fighter dari estate Pulau Padang. Pembukaan pelatihan ini ditaja di lapangan Desa Sukajadi.

Acara pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh Komandan Kodim (Dandim) 0303 Bengkalis, Letkol ARH Wahyu Dwi Ariyanto, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Merbau, AKP Syahruddin, Camat Putri Puyu, Kepala desa se Kecamatan Putri Puyu, tokoh masyarakat, serta Direktur RAPP, Rudi Fajar didampingi General Manager CD dan SHR, Wan Mohd. Jakh Anza.

Dalam sambutannya, Letkol ARH Wahyu Dwi Ariyanto menyatakan bahwa kebakaran lahan dan hutan ( karlahut) sangat merugikan generasi muda sehingga dibutuhkan antisipasi sejak dini.

"Karlahut sangat mengancam kesehatan anak-cucu kita. Dampak dari kebakaran dapat mempengaruhi perkembangan otak anak-anak usia  1 hingga 12 tahun. Kita tidak boleh membiarkan  kebakaran terjadi karena lahan yang telah terbakar lebih dari dua hari dipastikan akan menjadi bencana yang besar.
 
Sehingga yang bisa kita lakukan sejak saat ini adalah melakukan patroli rutin," tuturnya.
Letkol Wahyu turut menghimbau kepada masyarakat untuk melapor apabila melihat api.

 "Tahun ini kita berusaha zero kebakaran sehingga dibutuhkan tidak hanya peran MPA tapi juga seluruh masyarakat untuk  ikut berpartisipasi, apabila mendapat informasi kebakaran harap dilaporkan," himbaunya.

Camat Tasik Putri Puyu, Fakhrrurozi, menyatakan sangat berterima kasih atas kunjungan Dandim dan Manajemen RAPP ke Kecamatan Tasik Putri Puyu untuk bersama-sama mengadakan acara bersama masyarakat, salah satunya pelatihan MPA.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas kekompakan dan kebersamaan RAPP dan pemerintah dalam membangun desa kami. Tahun 2015, hampir 500 hektar lahan terbakar dan membutuhkan waktu 4 bulan untuk memadamkannya Semoga dimulai dari komitmen RAPP dengam program Desa Bebas Api yang sudah diluncurkan akhir Januari lalu, kami berharap tidak ada lagi kebakaran di desa ini,"

Direktur RAPP, Rudi Fajar menyatakan tujuan kedatangan manajemen ke Pulau Padang adalah untuk menjalin sekaligus sekaligus bergotong royong dan membuka pelatihan masyarakat peduli api.

"Pada hari ini,tujuan kami datang kesini adalah untuk bersilaturami sekaligus bergotong royong bersama. Kami juga ingin memaksimalkan MPA di kecamata Tasik putri Puyu hingga sekiramya terjadi bagaimana kita menanggulanginya.

Ridi Fajar menambahkan bahwa RAPP sangat terbuka dalam menjalin komunikasi “RAPP sangat terbuka untuk melakukan diskusi dan berkomunikasi.

 Terkait Program Fesa Bebas Api, kami memiliki Crew Leader yang akan berkomunikasi dengan warga. Semoga tahun ini tidak ada kebakaran di kecamatan Tasik Putri Puyu,”

Setelah membuka pelatihan MPA, Manajemen RAPP, Dandim 0303 Bengkalis, Kapolsek Merbau, beserta masyarakat melaksanakan gotong royong bersama membagun lapangan voli, kunjungan ke SD 18 Putri Puyu, serta memantau program Community Development (CD) dalam beternak sapi dan ikan teri.(yuk)

Editor:

Terkini

Terpopuler