Pembukaan BBI/BBWI Akan Dihadiri 3 Menteri

Pembukaan BBI/BBWI Akan Dihadiri 3 Menteri

Riaumandiri.co - Panitia pelaksana Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBI/BBWI) 2024 kembali, telah merampungkan seluruh kegiatan, yang akan digelar selama tiga hari, 3-5 Mei 2024. Seluruh rangkaian kegiatan terpusat di halaman Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan, Riau secara nasional telah ditunjuk sebagai tuan rumah BBI/BBWI, dan dijadwalkan acara pembukaan akan dihadiri oleh tiga Menteri, serta menghadirkan artis terkenal ibukota, artis lokal, dan band lokal. 

“Pelaksanaan BBI/BBWI akan dihadiri oleh beberapa Menteri. Diantaranya Mendagri, Menteri Perhubungan dan Menko Marves. Selain itu juga akan dimeriahkan oleh musisi lokal dan artis ibu kota, diantaranya Gigi, Fourtwnty, Virgoun, Astrid Tiar, Belliana Lovel dan Angel Karamoy. Pembukana akan digelar tiga malam, pada malam pembuka ada Virgoun, malam kedua dimeriahkan Gigi dan malam ketiga ada Fourtwnty," ujar Pj Gubri, SF Hariyanto, Minggu (28/4).


Dijelaskan SF Hariyanto, kegiatan Gernas BBI/BBWI 2024 juga digelar bersamaan dengan dengan kegiatan budaya Karnival Lancang Kuning, dan kegiatan kepemerintahan lainnya, seperti Apeksi dan Apdesi. Gernas BBI/BBWI, juga sekaligus memperkenalkan budaya Melayu Riau, dimana budaya Melayu Riau tak selalu dilihat dari sudut pandang tradisional. Akan tetap, sangat memungkinkan untuk diwujudkan dalam berbagai bentuk yang sesuai dengan konsep kekinian.

“Oleh sebab itu, inovasi dan kreativitas harus selalu diberi ruang agar wujud nyata dari karya tersebut dapat diapresiasikan lewat gerakan ini. Kami harap kegiatan ini tak hanya mengangkat produk lokal dan pariwisata lokal, tapi juga berbagai budaya lokal dengan kolaborasi Gernas BBI/BBWI dan Karnival Lancang Kuning,” kata Pj Gubri SF Hariyanto.

Sementra itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Riau, M Taufiq OH, menyampaikan pihaknya telah menerima sebanyak 400 UMKM. Dari jumlah UMKM yang masuk ini, panitia masih akan menyeleksi melalui tahapan kurasi untuk mengisi 150 stand UMKM.

“UMKM yang terseleksi ini benar-benar mereka yang mandiri dalam usahanya. Sedangkan sisanya tetap akan mendapat pembinaan yang intens, terutama dalam hal meningkatkan kualitas produk mereka. Peserta UMKM yang mendaftar tidak dipungut biaya atau gratis, silahkan laporkan kepada kami jika ada yang minta bayaran,” kata Taufik. 

Dijelaskan Taufik, panitia menargetkan untuk transkasi UMKM pada tahun ini disamakan dengan transkasi pada tahun 2023 yang lalu. Dimana total transaksi dalam rentang waktu Gernas BBI/BBWI diselenggarakan, mencapai Rp63 miliar dari target Rp50 miliar. Untuk tahun ini tak ada perubahan target transaksi yang ditetapkan nasional. 

“Kami optimis target transaksi di tahun ini masih mendekati tahun sebelumnya, bahkan lebih. Pada dasarnya ada banyak dari UMKM kita yang ingin tampil. Namun karena memang harus melewati tahapan seleksi, maka tidak semua bisa diakomodir saat hari H. Namun, untuk upaya pembinaan akan terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait,” jelasnya.

Terpisah Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Roni Rakhmat, menambahkan sebagai salah satu dinas yang dilibatkan dalam pelaksanaan BBI/BBWI, menyampaikan, untuk pagelaran menjelang acara puncak pihaknya telah melaksanakan 57 pergelaran kegiatan yang sudah dilaksanakan sejak Maret 2024.

Sedangkan untuk acara Lancang Kuning Carnival akan disemarakkan dengan parade budaya, grand carnival, tari masal, local performance, special performance, bazar UMKM, lomba fashion show, muslim trendy, lomba fashion recycle, lomba mewarnai, lomba fotografi, CFD event dan kini stage event.

“Kolaborasi Gernas BBI/BBWI dengan Carnival Lancang Kuning merupakan inisiatif yang datang langsung dari Pak Pj Gubri. Kami mengapresiasi ide ini. Adapun sejumlah provinsi yang telah mengkonfirmasi kehadiran dalam kegiatan ini yakni Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau (tuan rumah), Kepri, Jawa Timur, dan Jambi,” jelas Roni Rahmat.

“Sedangkan provinsi yang telah menyatakan ikut namun belum mengkonfirmasi kehadiran, yakni Sumatra Selatan dan Jawa Barat. Total ada 41 kabupaten dan 24 kota yang menyatakan kehadirannya. Selain itu, ada puluhan komunitas di berbagai bidang yang dilibatkan dalam kegiatan kali ini, dan akan menampilkan berbagai atraksi hiburan,” tambahnya.

Lebih jauh dikatakan Roni, pada Gernas BBI/BBWI tahun 2023 yang lalu, Riau berhasil memecahkan rekor MURI memasak mie sagu terbanyak. Untuk tahun ini Riau kembali akan memecahkan rekor MURI, yakni Tari Rentak Melayu dengan peserta terbanyak, yakni total 10 ribu peserta yang diikuti oleh siswa, mahasiswa, PNS, pegawai instansi vertikal, BUMD dan BUMN.

“Pelaksanaan ini akan kita gelar mulai pukul 14.00 WIB diawali dengan bazar. Kemudian, pada pukul 16.00 WIB kegiatan akan dilanjutkan dengan pawai budaya, yang diikuti oleh 24 kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Dan pada malam harinya akan ada opening ceremoni, ditambah dengan penampilan tari masal yang diikuti oleh 10.000 penari dari pelajar dan mahasiswa se Riau, yang akan memecahkan rekor MURI,” katanya.