Pj Bupati Buka Workshop IKK

Jumat, 21 Agustus 2015 - 12:55 WIB
Pj Bupati Kepulauan Meranti Drs Edy Kusdarwanto membuka secara resmi workshop Pelaporan dan Pengisian Indikator Kunci Kinerja (IKK) LPPD di Hotel Meranti Rabu (19/8).

SELATPANJANG (HR)-  Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Edy Kusdarwanto membuka workshop Pelaporan dan Pengisian Indikator Kunci Kinerja (IKK) dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), di lingkungan Pemkab. Meranti.

Kegiatan dalam rangka menyamakan persepsi dan pemahaman tentang laporan IKK LPPD tersebut, digelar di Hotel Grand Meranti, Selatpanjang, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut menghadirkan pembicara Drs. Asril dari P2UPD Inspektorat Provinsi Riau, dan turut dihadiri oleh Sekdakab. Kepulauan Meranti H. Iqaruddin, Kabag Tapem Yulizar, Kepala Dinas/Badan/Kantor/Bagian di lingkungan Pemkab Meranti.

Dalam penjelasannya Pj. Bupati H. Edy Kusdarwanto mengucapkan apresiasi atas penyelengaraan kegiatan tersebut. ia berharap kegiatan itu dapat diikuti dengan baik oleh seluruh peserta, sebagai bekal dan pengetahuan menyusun Pelaporan dan Pengisian Indikator Kerja (IKK) Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) yang menjadi tanggungjawab SKPD.

"Bagaimana seorang aparatur pemerintahan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik jika tidak mememiliki pengetahuan tentang itu. Jadi mari kepada semua peserta untuk mengikuti sebaik-baiknya," ujar Bupati.

Dijelaskannya, Laporan IKK LPPD merupakan tugas yang diberikan Negara, untuk itu ia meminta kepada pimpinan SKPD untuk memberikan perhatian penuh pada penyusunan IKK LPPD tersebut. Agar laporan tidak melanggar aturan.

Salah satu yang ditekankan Bupati yakni hanya menugaskan staf PNS untuk menyusun pelaporan, tidak lagi menggunakan staf honorer. Karena Laporan IKK LPPD menyangkut pertanggungjawaban kepada negara, dan honorer tidak bisa diminta pertanggungjawabannya.

"Meskipun kekurangan tenaga, saya minta petugas penyusun dan penanggung jawab adalah PNS, jangan lagi memakai tenaga honorer karena tidak bisa dipertanggungjawabkan,"tegas Bupati.

Pada kesempatan itu Bupati sedikit mengomentari perihal seringnya terjadi keterlambatan acara yang disebabkan karena masih sedikitnya peserta yang hadir.

Untuk itu Bupati menekankan kepada PNS untuk meningkatkan disiplin, kebiasaan PNS yang acap kali menyia-yiakan waktu dapat diubah agar tidak menjadi orang yang merugi.

Bahkan Bupati menekankan tetap akan membuka acara jika sudah masuk waktunya, meskipun hanya satu orang perserta yang hadir. "Disiplin waktu itu sangat penting, saya akan membuka acara walaupun hanya satu peserta yang hadir, kita tidak ingin masuk ke dalam orang-orang yang merugi,"ucap Bupati lagi.(jos)

Editor:

Terkini

Terpopuler