Parlemen

Si-BiRU dari Panasonic, AC Tangguh Hingga di Tegangan Listrik 160 Volt

Ronny (kiri), Assistent General Manager Air Conditioner PT Panasonic Gobel Indonesia, dan Yusuf Hanafiah, Kepala Cabang Pekanbaru

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU – Kebutuhan Air Conditioner atau AC sudah menjadi perangkat elektronik wajib bagi masyarakat modern. Tidak hanya di kantor, kebutuhan AC juga diperuntukkan di rumah. Terlebih di sebagian besar daerah di Riau yang memiliki suhu rata-rata 30 derajat celcius, AC merupakan perangkat yang tepat untuk memberikan suasana sejuk di dalam ruangan.

Semakin berkembangnya teknologi, masyarakat mulai melirik perangkat AC yang mengusung teknologi ramah lingkungan serta hemat energi. Tidak hanya sampai di situ, konsumen dalam negeri juga menginginkan perangkat AC yang mampu bertahan di voltase rendah, yang memang menjadi kendala utama bagi pengguna alat elektronik ini.

Menjawab tantangan pasar dalam negeri, PT Panasonic Gobel Indonesia meluncurkan AC si-BiRU yang diklaim mampu bertahan di saat tengangan listrik turun hingga 160 volt. 

Si-BiRU merupakan produk AC terbaru dari Panasonic yang dikembangkan di dalam negeri dan hanya dipasarkan di Indonesia. Perangkat elektronik ini diklaim mampu bertahan pada iklim tropis nan ekstrem seperti di Indonesia. 

Cuaca yang kerap berubah-ubah serta tegangan listrik yang acap kali tidak stabil, diklaim mampu membuat si-BiRU bertahan memberikan kesejukan dan tidak gampang rusak dengan garansi evaporator 3 tahun.

"Pentingnya kenyamanan bagi masyarakat saat beristirahat dan berkumpul bersama keluarga di rumah membuat kebutuhan AC yang tangguh dan sejuk semakin meningkat. Untuk itu, Panasonic selalu berupaya menghadirkan kehidpuan yang lebih baik, sesuai dengan tagline perusahaan kami 'A Better Life A Better World', salah satunya dengan menghadirkan pendingin ruangan yang tangguh, si-BiRU," ungkap Yusuf Hanafiah, Kepala Cabang Pekanbaru PT Panasonic Gobel Indonesia, Senin (10/12/2018) di Pekanbaru.

Sementara itu, ecotough atau outdoor unit dari AC ini mengusung material SuperDyma, material yang banyak digunakan untuk konstruksi jembatan dan rel kereta api sehingga ketahanannya terjamin dari karat atau korosi.

"Si-BiRU juga mengusung teknologi Refrigeran R32. Ini adalah media perpindahan panas yang sangat baik, menghasilkan efisiensi energi dan biaya yang lebih efektif. Refrigeran R32 juga memiliki potensi emanasan global yang rendah, karena itu lebih ramah terhadap lingkungan," ujar Ronny, Assistent General Manager Air Conditioner PT Panasonic Gobel Indonesia, saat jumpa pers di Pekanbaru.

Menurutnya, AC Si-BiRU juga dilengkapi dengan teknologi blue concept pada material evaporator yang membuat AC bebas karat dan tahan lama. Hal ini telah dibuktikan melalui tes semprotan cairan bergaram.

Tidak hanya itu, menurut Ronny, produk ini juga sudah terlindung dari bahaya konsleting karena PCB dilapisi bahan silikon. Dilengkapi dengan panjang pipa mecapai 20 meter, instalasi AC ini menjadi lebih mudah dan fleksibel.

Keunggulan lain dari si-BiRU yakni telah menjalani tes EER yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi dan meraih efisiensi energi paling tinggi dengan rating bintang empat, sesuai standard pemerintah Indonesia. Penggunaan si-BiRU berkapasitas 1 PK hanya mengeluarkan biaya 8.700 rupiah per hari dengan pemakaian selama 8 jam.

Si-BiRU dipasarkan dengan empat varian kapasitas dengan harga yang kompetitif, yakni kapasitas 1/2 PK seharga Rp3,4 juta, 3/4 PK Rp3,5 juta, 1 PK Rp3,6 juta, dan 1 1/2 PK dengan harga Rp4,5 juta.

Dengan segala kelebihan yang ditawarkan, tak heran jika si-BiRU sudah terjual sebanyak 1.000 unit di Riau, sejak dipasarkan pada November 2018 lalu. Selain itu, layanan purna jual oleh Panasonic juga sudah tersedia di 11 kabupaten/kota di Riau. 

Reporter: Nandra F Piliang


[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar