BKPM Dorong Investasi Padat Karya

BKPM Dorong Investasi Padat Karya

JAKARTA (HR)- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendorong industri padat karya untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja di dalam negeri.

Franky Sibarani, Kepala BKPM, mengatakan dua tahun terakhir penyerapan tenaga kerja hanya sekitar 200.000 plus 1 persen. Padahal, Presiden Joko Widodo menargetkan penyerapan tenaga kerja hingga 2 juta hingga 2019.

"BKPM mendorong investasi padat karya di depan. Kami sudah melakukan investor forum, dan ada beberapa investor yang kami dampingi, yang ingin pindah kami bujuk untuk tetap di dalam negeri," katanya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2).

Franky menuturkan saat ini sudah ada beberapa investor yang memberikan komitmen untuk investasi. Bahkan, BKPM mencatat potensi investasi yang berasal dari minat investor mencapai US$74 miliar.

Menurutnya, potensi investasi tersebut kebanyakan untuk memperluas industrinya yang sudah beroperasi di dalam negeri. "Minatnya cukup besar untuk yang padat karya, itu sifatnya perluasan dan menjadi sinyal positif," ujarnya.

Menurutnya, potensi tersebut berasal dari catatan BKPM per Oktober 2014 hingga Januari 2015. Beberapa diantaranya juga sudah melakukan konstruksi sejak Januari.(bis/ara)