Sawit Goes to Campus Tarik Perhatian Mahasiswa UNRI

Sawit Goes to Campus Tarik Perhatian Mahasiswa UNRI

RIAUMANDIRI.CO- Ratusan mahasiswa Universitas Riau antusias mengikuti kegiatan Sawit Goes to Kampus. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) ini mengusung tema sawit membangun negeri.

Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat Medali Emas Manurung diwakili Sekretaris Jenderal (Sekjen) Apkasindo, Rino Aprino saat memberikan paparan di Gedung M Diah kawasan Unri, mengatakan sawit tidak bisa dipisahkan dari masyarakat Riau. 

Sebagai penghasil perkebunan sawit terbesar di Indonesia, sawit menjadi penopang ekonomi masyarakat Riau.


"Mungkin teman-teman mahasiswa ada keluarganya dari petani sawit. Bagaimana selama ini bisa memberi penghidupan untuk keluarga bahkan termasuk sampai menikmati pendidikan di bangku kuliah. Karena sawit sebagai penopang ekonomi sebagian masyarakat kita," kata Rino, Rabu (25/10/23).

Perkebunan sawit yang tersebar di Riau telah banyak memberi manfaat. Tidak hanya sebagai penghasil sumber pakan, kimia dan energi. 

Berbagai produk turunan yang dihasilkan dari sawit jadi kebutuhan harian, salah satunya sabun, minyak goreng termasuk kosmetik.

Wakil Presiden (Wapres) Maaruf Amin bahkan saat berkunjung ke Riau beberapa waktu lalu menyebutkan, hamparan sawit yang terbentang luas di Riau negeri melayu ini merupakan suatu anugerah dari Tuhan yang harus disyukiri.

"Wapres pak Maaruf Amin saat berkunjung ke Riau beberapa waktu lalu, mengatakan Riau mendapatkan anugerah dari Allah, karena Riau ditumbuhi sawit dengan subur. Kenapa begitu, karena begitu besarnya  manfaat akan sawit," ujar Rino. 

Tidak banyak daerah belahan negara di dunia ini yang dapat ditumbuhi sawit. Keistimewaan ini sudah seharusnya dipahami secara bijak. 

Karena itu, Rino pun mengajak kepada para mahasiswa agar turut serta mengkampanyekan sawit baik untuk kehidupan.

"Kampus ini bagi kami adalah bagian dari perjuangan sawit di Indonesia. Ini penting, karena bagaimana sawit sangat berguna bagi kehidupan," papar Rino. 

Melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), sebagian dari hasil sawit dipergunakan untuk kepentingan publik. Dantaranya pemberian beasiswa yang diperutukan bagi anak keluarga petani sawit, termasuk di Riau. 

Wakil Rektor III Unri, Hermandra saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara Sawit Goes to Kampus sangat mengapresiasi kegiatan ini. Disebutkan bahwa sawit membangun negeri, sesuai tema dari acara yang ditaja Apkasindo, tidak bisa dinampikan. 

Karena itu, tidak mengherankan nasib petani di Riau lebih beruntung nasibnya dibandingkan dengan hasil pertanian lainnya, termasuk karet yang dulunya pernah menjadi primadona di Riau.

"Sekarang kalau disebut sawit membangun negeri, itu benar. Petani sawit itu lebih sejahtera dibanding petani karet," sebut Wakil Rektor III Unri ini.

Karena itu, melalui Apkasindo Hermandra berharap banyak memberikan dampak manfaat dari perkebunan sawit, khususnya di Riau. 

Begitu juga dalam hal pendidikan, Hermandra melalui Apkasindo mendorong lebih besar lagi untuk perkembangan dunia pendidikan di Riau.

Di antara rangkaian kegiatan Sawit Goes to Kampus juga digelar kegiatan pemilihan bujang dan dara sawit. Peserta yang berasal dari mahasiswa ini, nantinya diharapkan dapat mengkapanyekan sawit baik ke dunia internasional.

Hadir pada kesempatan ini, perwakilan  Dirut BPDPKS Eddy Abdurachman, Ketua Gapki Riau, Lichwan Hartono, Ketua Apkasindo Riau H Suher, Sekretaris Apkasindo Riau Djono A Burhan, Puso Edi Giriwono selaku  Kepala Afast Center IPB serta berbagai undangan lainnya.