Kabar Gembira untuk Guru Honorer, Pemko Pekanbaru Usul Perekrutan 1.400 Tenaga P3K

Jumat, 25 Januari 2019 - 11:44 WIB
Abdul Jamal, Kepala Disdik Kota Pekanbaru

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Kebijakan Pemerintah Pusat terkait perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), disambut baik Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru.

“Kami berharap dengan adanya perekrutan P3K, guru yang lulus bisa bekerja lebih maksimal,” kata Kepala Disdik Pekanbaru, Abdul Jamal, Kamis (24/1/2019).
 
Jamal mengakui, jabatan yang paling diutamakan dalam pendaftaran P3K adalah guru honorer. Sebab saat seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilaksanakan banyak dari mereka tak dapat ikut mendaftar lantaran faktor usia.
 
“Jadi perekrutan P3K ini bisa menjadi solusi bagi tenaga honorer yang sudah berjuang lama, tetapi tidak dapat jadi PNS karena berbagai faktor,” ujarnya. 

Jamal menjelaskan, guru yang lulus P3K akan diberikan gaji dan tunjangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
 
“Jadi mereka dapat hak dan fasilitas yang setara dengan PNS, kecuali jaminan pensiun. Tapi mereka mendapatkan perlindungan berupa jaminan hari tua, jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan bantuan hukum,” ungkapnya.

Sementara itu, Sektetaris Daerah Kota Pekanbaru, M Noer, mengatakan, Pemko Pekanbaru akan mengusulkan 1.400 tenaga P3K. Apa yang disampaikan Sekko ini seiring dengan acara sosialisasi manajemen P3K yang ditaja Kemenpan RB di Kota Batam, beberapa waktu lalu.

“Kami berencana mengusulkan 1.400 P3K. Berdasarkan PP No 49 tahun 2018 tersebut dinyatakan P3K dan pegawai negeri sipil pada umumnya memiliki hak yang sama, namun yang berbeda hanya menerima dan tidaknya dana pensiun,” kata M Noer.

Berdasarkan informasi sesuai hasil pertemuan di Kota Batam, untuk tahap awal ini yang diangkat menjadi P3K adalah honorer Kategori Dua (K2). 

“Saat ini pihak kementerian masih memberikan penjelasan mengenai petunjuk teknisnya serta manajemen P3K tersebut,” imbuhnya.

Editor: Nandra F Piliang

Terkini

Terpopuler