Bupati Ajak Seluruh Komponen Komitmen & Tangani Bencana Karhutla

Rabu, 18 November 2015 - 10:11 WIB
Bupati Tinjau Karhutla.

Komitmen pemerintah daerah dalam menangani bencana kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kabut asap saat ini sangat di tuntut oleh masyarakat yang menjadi korban akibat kabut asap.

Namun upaya pemerintah daerah dalam menangani karhutlah sangatlah tidak mungkin terealisasi tanpa ada upaya kerja sama perusahaan pemilik izin kawasan HGU atau HTI serta masyarakat itu sendiri yang memiliki lahan.

Segala macam upaya dalam menangani Karhutla di Pelalawan Bupati HM Harris bekerja sama dengan semua instansi lain. Seperti BNPB, Kepolisian dan TNI dan perusahaan beserta masyarakat sejauh ini sudah dilakukan dan hasilnya ternyata cukup memuaskan.

Selain menekan timubulnya titip api, Tim Karhutla yang tergabung dari semua elemen juga terlihat berjibaku untuk melakukan upaya pemadaman dan bahkan tak sungkan-sungkan Bupati HM Harris terjun langsung melakukan pemadaman api didalam hutan sebagai bentuk upaya rasa tanggungjawab dalam menyelamatkan lingkungan dari ancaman kebakaran yang kapan saja bias meluas. Salah satu bentuk perhatian khusus Bupati dalam menangani karhutla di daerahnya, Bupati Harris pernah menggelar rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan yang digelar di ruang audiotirium lantai III kantor Bupati Pelalawan, Selasa (4/8). Rapat koordinasi ini difokuskan terkait langkah-langkah penanganan, pemadaman api, mengintensifkan koordinasi segenap personel agar upaya pencegahan timbulnya titik api pasca pemadaman dan pembangunan posko setiap kecamatan.

Saat itu turut hadir dalam rapat penanganan bencana asap tersebut Dandim 0313 KPR Letkol Kav Yudi Prasetiyo, Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga SIK, Wakil Ketua II DPRD Pelalawan Indra Kampe, Asisten I Setdakab Pelalawan Zulhelmi MSi, Kepala BPBPK Setdakab Pelalawan Hadi Penandio, seluruh camat, 114 kepala desa dan 4 lurah serta puluhan perusahaan. Dalam arahannya Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, dengan adanya Rakor tersebut bisa membuahkan sebuah keputusan bersama, terutama mencari solusi penanganan bencana asap untuk tingkat kabupaten. Dalam solusi tersebut, akan dibangun posko bencana asap disetiap kecamatan yang ada di Kabupaten Pelalawan. Untuk itu, dirinya berharap dengan ada kerja sama yang baik antara perusahaan dengan pihak kecamatan penangan asap bisa teratasi.

"Posko tersebut akan dibangun setiap kecamatan dan kami akan melibatkan perusahaan yang beroperasi di kecamatan yang ada di Kabupaten Pelalawan untuk ikut membantu memadamkan api. Gelar rapat ini dilakukan karena mengambil ketegasan atau keseriusan Kabupaten Pelalawan untuk memerangi kebakaran hutan dan lahan setiap tahun terjadi, Kami akan membuat kesepakatan kepada perusahaan agar bisa komitmen menjaga daerah operasi dan ikut terlibat memadamkan api. Bagi perusahaan yang sering membakar lahan akan membuat sebuah ketegasan. Bila tetap melanggar kesepakatan kita akan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang melanggarnya,” jelasnya. ***

Editor:

Terkini

Terpopuler