Hasil Uji Beban Jembatan Siak IV Belum Keluar, Dewan Minta Masyarakat Bersabar

Hasil Uji Beban Jembatan Siak IV Belum Keluar, Dewan Minta Masyarakat Bersabar

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Meski telah diresmikan beberapa waktu lalu, namun hingga kini Jembatan Siak IV belum bisa digunakan. Terkait hal ini, pihak DPRD Riau meminta masyarakat untuk bersabar.

Demikian disampaikan anggota Komisi IV DPRD Riau, Asri Auzar, Senin (4/3/2019).  Dikatakannya, saat ini pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama 3 perguruan tinggi di Indonesia masih melakukan uji beban terhadap infrastruktur yang bernama Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah (Marhum Pekan) itu.

Selama hasil uji beban belum keluar, kata Asir, jembatan dengan panjang 830 meter itu belum bisa dibuka. "Maka dari itu, masyarakat diminta bersabar," ujar Asri Auzar.


Dijelaskan politisi Partai Demokrat itu, waktu uji beban semestinya selesai dalam 2 pekan. Namun hingga pekan ketiga setelah uji beban dimulai, hasilnya belum juga keluar.

"(Jembatan) Siak IV ini dari awal sudah saya sampaikan juga, tim yang meneliti beban terdiri dari 4 profesor, dari UGM (Universitas Gajah Mada, red), ITB (Institut Teknologi Bandung,red) dan UI (Universitas Indonesia, red), serta dan Kementerian PUPR," jelas dia.

Adapun yang diuji adalah ketahanan jembatan, batas maksimal beban hingga jenis kendaraan yang bisa melewati jembatan tersebut. Pihaknya menargetkan hasil uji beban dapat selesai pada pekan depan.

Untuk itu pihaknya meminta masyarakat bersabar demi kepentingan bersama. Karena jika didesak, maka bisa saja berimbas kepada kinerja tim penguji. 

"Berapa lama, berapa besar kemampuan beban jembatan itu harus diteliti secara matang. Bersabar kita satu minggu ke depan, supaya masyarakat sebagai pengguna bisa puas menggunakan jembatan," kata legislator asal Rokan Hilir (Rohil).

Kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Asri meminta agar dinas terkait proaktif untuk menanyakan hasil dari uji beban yang dilaksanakan. Sehingga masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama untuk bisa menggunakan jembatan.

Reporter: Dodi Ferdian