Luhut Benarkan Pemerintah Tunjuk 3 Perusahaan Asing Jadi Konsultan Ibu Kota Baru

Jumat, 28 Februari 2020 - 21:43 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan (Istimewa)

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA – Pemerintah telah menunjuk tiga perusahaan asing menjadi konsultan pembangunan ibu kota baru. Konsultan tersebut diputuskan oleh pemerintah dan Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru. Hal itu dibenarkan Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Ketiga konsultan yang dipilih, yakni McKinsey, Nikken Sekkei, dan Aecom. Kemudian, Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota terdiri dari Masayoshi dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

"McKinsey ini ditunjuk oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Nikken Sekkei dipakai Masayoshi Son dan Aecom dari Amerika Serikat (AS)," ungkap Luhut.

Aecom dan Nikken Sekkei, sambung Luhut, akan menjadi konsultan desain pembangunan ibu kota. Lalu, McKinsey menjadi konsultan dalam pembentukan master plan ibu kota baru.

"Mereka memiliki pengalaman dalam membuat desain kota-kota besar. Dengan begitu nanti desainnya akan benar-benar detail," kata Luhut.

Kendati telah memilih tiga perusahaan asing sebagai konsultan, tapi Luhut memastikan pemenang sayembara desain ibu kota baru akan tetap ikut serta dalam merancang ibu kota negara.

Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan desain dengan judul "Nagara Rimba Nusa" sebagai Pemenang Pertama Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara. Konsep itu ditawarkan oleh tim Urban+ dengan membawa keseimbangan antara tata kota modern, pembangunan manusia, sifat manusia, dan kelestarian alam.

Jokowi telah menetapkan lokasi ibu kota baru pada pertengahan tahun lalu. Ia memilih Kecamatan Samboja, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kecamatan Sepaku Semoi, Kabupaten Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur. Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah membutuhkan dana sebesar Rp466 triliun.

Editor: Nandra F Piliang

Tags

Terkini

Terpopuler