PLN Undang Camat dan Kades

Jumat, 22 Mei 2015 - 09:55 WIB
ilustrasi

RENGAT(HR)- Seringnya pemadaman listrik di Kabupaten Indragiri Hulu dan banyaknya keluhan warga mempertanyakan penyebab terjadinya pemadaman, maka PLN area Rengat PLN Area Rengat mengundang sejumlah camat dan kepala desa ke komplek Pembangkit Listrik Tenaga Diesel  di desa Kota Lama, kecamatan Rengat Barat, Kamis (21/5).

Kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk sosialisasi PLN Area Rengat tentang kondisi kelistrikan terkini kepada masyarakat melalui camat dan kades. Penjelasan kelistrikan itu disampaikan langsung oleh Manajer PLN Area Rengat Armunanto, serta sejumlah asisten manager (Asmen) di lingkungan PLN Area Rengat. “Kegiatan ini merupakan program PLN Area Rengat dalam menjalani masa keterbatasan daya yang pada akhirnya terjadinya pemadaman bergilir,” ujar humas PLN Area Rengat Mariadi, Kamis (21/5).

Menurutnya, camat dan kades yang diundang dalam sosialisasi itu yakni Camat Rengat, Camat Rengat Barat, Camat Sungai Lala dan Camat Lubuk Batu Jaya. Bersama camat, dalam kesempatan itu juga mengundang kades yang ada di kecamatan tersebut. Harapannya melalui sosialisasi dan penjelasan kelistrikan saat ini dapat dipahami dan dimaklumi camat dan kades. Sebab, saat ini guna memenuhi kebutuhan listrik pelanggan masih terdapat defisit arus mencapai 14 MW.

Hal itu disebabkan terjadinya kerusakan mesin pada Pembangkit Listrik Tenaga Mesin dan Gas (PLTMG) Pasir Penyu dan kerusakan di PLTD Kota Lama. “Sebagaian mesin yang rusak sudah mulai dapat dioperasikan. Namun ada beberapa mesin yang perlu perawatan serius,” ungkapnya. Usai dilakukan penjelasan kelistrikan, dilakukan peninjauan lapangan terhadap pemasangan 17 mesin pembangkit baru di dua lokasi berbeda dengan daya 5 MW dan 7 MW.

Sementara itu, Camat Rengat Barat Nurdjanah, memberikan apresiasi kepada PLN Area Rengat. Karena kegiatan ini merupakan kegiatan pertama dilakukan PLN guna memberikan penjelasan tentang kelistrikan . “Dengan kegiatan ini, masyarakat akan mengerti dan paham melalui kades dan camat dengan kondisi PLN saat ini. Ke depan hendaknya PLN tetap dapat mempercepat pengoperasian sebanyak 17 unit mesin pembangkit baru, sehingga dapat mengurangi durasi pemadaman bergilir,” harapnya. (eka)

Editor:

Terkini

Terpopuler