Jalan Provinsi di Bonai Belum Bisa Dilewati

Rabu, 10 Januari 2024 - 11:44 WIB
Wakil Bupati Rokan Hulu, H Indra Gunawan bersama Forkopimda lainnya ikuti Rakor terkait kesiapsiagaan Pemerintah dalam menangani masalah banjir bersama Pemprov Riau.

Riaumandiri.co - Didampingi Kasatpol PP, Kadishub, Kadiskes dan Kalaksa BPBD Rohul, Wakil Bupati Rokan Hulu, H Indra Gunawan ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forkopimda Provinsi Riau terkait kesiapsiagaan pemerintah dalam menangani masalah banjir sekaligus membantu masyarakat dalam mengatasi masalah banjir.

Kegiatan yang dilakukan secara Virtual tersebut diikuti oleh seluruh Forkopimda tingkat Provinsi Riau maupun tingkat Kabupaten/Kota yang ada di Riau. Sedangkan untuk Forkopimda Rohul sendiri, kegiatan Rakor dilaksanakan di Media Centre diskominfo Rohul, Komplek Pemda Pasir Pengaraian.

Saat memimpin rakor, Gubernur Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution menjelaskan, sesuai dengan keterangan yang dikeluarkan oleh BMKG, dimana curah hujan di beberapa wilayah Yanga ada di Provinsi Riau masih terbilang tinggi, maka perlu rasanya dilakukan Rakor kesiapsiagaan penanganan banjir di masing-masing daerah.

"Seperti yang kita ketahui bersama, bahwasanya saat ini kita masih dalam status siaga darurat hingga pertanggal 31 Januari 2024 mendatang," jelas Gubri. 

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau pertanggal 07 Januari 2024 lalu, terdapat 43 Kecamatan, 192 Desa terdampak banjir dalam peristiwa bencana alam kali ini.

"Apabila kita melihat data, untuk masyarakat terdampak bencana pada tahun 2023 ini sebanyak 60.254 KK dengan jumlah 234.883 jiwa," terang Gubri. 

Sementara itu, Wakil Bupati Rokan Hulu dalam Rakor menjelaskan terdapat tiga Sungai besar yang tersebar di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, yakni Sungai Rokan, Sungai Batang Lubuh dan Sungai Sosah.

"Adapun yang terdampak banjir dari tiga sungai ini, yakni sebanyak 9 Kecamatan yang didalamnya terdapat 37 Desa atau 15.271 KK," jelas Wabup.

Namun sambung Wabup, hingga sampai saat sekarang ini, tersisa satu Kecamatan atau lima Desa lagi yang masih terendam banjir, yakni di Kecamatan Bonai Darussalam sebanyak 1940 KK.

"Dan juga ada 3 Sekolah SD dan 1 SMA di Bonai Darussalam yang sampai saat sekarang ini masih terendam banjir," tambah Wabup. 

Akibat banjir yang terjadi, jalan Provinsi yang menghubungkan Pasir Pengaraian menuju Duri yang terletak di Kecamatan Bonai diakui Wabup juga tidak dapat dilewati oleh kendaraan baik roda empat maupun roda dua.

"Jalan Provinsi yang terletak di Ujung Batu menuju perbatasan Sumbar juga sempat terjadi longsor, namun sudah ditangani oleh UPTD terkait dari Provinsi Riau, dan Alhamdulillah saat ini sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda empat," sebut Wabup. 

Pria yang akrab disapa Ujang Lurah itu juga mengakui bahwa curah hujan di Kabupaten Rokan Hulu saat ini begitu tinggi, termasuk di Hulu Sungai seperti di Cipang Kiri, Cipang Kanan maupun perbatasan Rohul-Sumbar. 

"Sedangkan untuk bantuan, saat ini kami masih memiliki stok bantuan sebanyak 2500 paket untuk diserahkan kepada masyarakat terdampak banjir," pungkas Wabup.

Editor: Akmal

Terkini

Terpopuler