Galeri Foto

DPMPTSP Kabupaten Siak Berikan Pelayanan Terbaik dan Maksimal

RIAUMANDIRI.CO, SIAK - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Siak telah melaksanakan pelayanan perizinan dan nonperizinan terbaik dan maksimal.

Terkait perizinan, Kepala Bidang (Kabid) Perizinan DPMPTSP Siak, Teguh, mengatakan, di dinas ini ada tracking system yang merupakan sistem untuk pengecekan positif perizinan. Di sini, kita ada tanda tangan elektronik, yaitu datang ke Kadis lalu tanda tangan lewat smartphone saja. Meskipun Kadis tidak ada di Siak, namun dia tetap bisa tanda tangan untuk perizinan. 

"Sertifikat izinnya pun sudah elektronik, dikirim ke pemohon. Kalau pemohon mengurus surat izin dan mengambil sertifikat lalu tidak diantar ke sini pun tak masalah. Dia bisa ngeprint sendiri di rumah atau di kantor," kata Teguh, Selasa (23/4/2019).

Untuk sosialisasi, jelas Teguh, memang baru sampai kecamatan, belum mencapai desa karena terbatas anggaran untuk sosialisasi. Namun demikian, aparatur kecamatan telah mensosialisasikannya ke masyarakat.

"Kita memberikan fasilitasnya sudah maksimal, cuma memanfaatkannya yang belum optimal seperti perizinan online," ujarnya.

Hal ini, menurutnya, disebabkan beberapa hal, antara lain, pertama, sosialisasi belum maksimal.

Kedua, koneksi internet. Seperti di desa-desa, jangankan 3G, sinyal 4G saja masih hilang timbul. Mereka untuk melengkapi syarat itu susah.

Ketiga, jarak tempuh jauh. Memang online itu solusinya, tapi karena keterbatasan internet, keterbatasan infrastrukturnya belum optimal. 

Di samping itu kata Teguh, untuk mengurus izin tanah seluas150 meter ke bawah itu, awalnya ke camat. Sekarang meskipun 150 meter tetap ke sini, apalagi berada di tepi jalan besar. Kalau pengecekan itu Dinas Tarukim. 

"Kalau kami pengecekan berkas. Untuk pengecekan di lapangan adalah itu PU Tarukim. Jika PU Tarukim oke, kemudian mengeluarkan rekom, sesudah itu masuk ke sini (DPMPTSP) kita tidak ada turun mengecek," jelasnya. 

"Memang sekarang ini ada perubahan peraturan yang OSS (Organizing Single Submission). Jadi dengan adanya OSS, maka berkurang untuk perizinan ke kecamatan," ungkap Teguh.

Masih kata Teguh, di DPMPTSP juga agak berkurang. Misalnya, pihaknya punya izin tujuh puluh. Dari tujuh puluh ini, separuhnya OSS. 

"Jadi ke OSS lebih kurang tiga puluh lima. Artinya dari 35 ini masyarakat mengurus ke OSS, kita memfasilitasi saja," katanya. 

Ditambahkan Teguh, untuk pemenuhan persyaratan baru itu di DPMPTSP. 

"Jadi sekarang pemenuhan persyaratan izin OSS ini, keluar dahulu syarat kelengkapannya. Ada yang dari pusat, ada yang dari kita (DPMPTSP). Izin OSS itu paling lama tiga jam mereka sudah dapat, tapi syaratnya nanti belakangan," jelasnya lagi. 

"Bisa saja dia buat karaoke di sebelah masjid, dan ketika mengeluarkan syarat, barulah kita mengetahui. Maka kita buat pernyataan bahwa posisi di sini (sebelah masjid), kita tolak," pungkas Teguh.

Reporter: Darlis Sinatra

Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Siak.

Warga dengan tertib menunggu antrean di Kantor DPMPTSP Kabupaten Siak.

Pegawai DPMPTS dengan ramah melayani warga yang mengurus perizinan dan non perizinan.

Ruangan di Kantor DPMPTSP yang rapi dan bersih membuat warga nyaman dalam berurusan.

Front office Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Siak.

Daftar jenis pelayanan perizinan dan non perizinan di Kantor DPMPTSP Kabupaten Siak.

DPMPTSP Kabupaten Siak juga menyediakan ruang bermain untuk anak-anak.

Kantor DPMPTSP saat menerima kunjungan tamu.

Kunjungan tamu dari daerah lain ke DPMPTSP Kabupaten Siak.

Sejumlah tamu saat meninjau ruangan pelayanan di Kantor DPMPTSP Kabupaten Siak.

Tamu yang berkunjung foto bersama di Kantor DPMPTSP Kabupaten Siak.

Sejumlah tamu foto bersama di Kantor DPMPTSP Kabupaten Siak.