Ngaku Bucin Sama Ariel, Luna Maya Pernah Marah ke Momo Geisha

Ngaku Bucin Sama Ariel, Luna Maya Pernah Marah ke Momo Geisha

RIAUMANDIRI.CO - Belum lama ini, Luna Maya berjumpa dengan Momo Geisha. Keduanya bikin video konten dengan topik beragam, dari alasan membekukan sel telur hingga rencana menikah.

Di ujung percakapan mantan vokalis Geisha menyampaikan ganjalan dari masa lalu mereka berdua, yakni mengapa dulu Luna Maya bersikap jutek dan tampak marah kepada Momo Geisha.

Rupanya, sikap tak mengenakkan ini terkait gosip yang beredar kala itu, bahwa Momo Geisha punya hubungan spesial dengan Ariel NOAH. Ditanya ini, Luna Maya tampak tak siap.


“Kan aku bodoh dulu, kan bucin ceritanya Say. Waduh, ini jadi berita lo. Iyalah, apalagi kan pada waktu itu, kemungkinan besar itu terjadi tuh ada. Ha ha ha,” kata Luna Maya tertawa.

Melansir dari video interviu yang diunggah di kanal YouTube Momo YouTube Channel, Jumat (4/2/2022), Luna Maya kala itu khawatir Ariel NOAH “disikat” pelantun 'Cinta dan Benci'.

“Kalau aku kan, cuma mikirnya wah ini laki gue (waktu itu ya) sama teman gue disikat,” tambah bintang film Sabrina dan Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur menambahkan.

Sejurus kemudian Luna Maya mengaku bahwa Momo Geisha bukan satu-satunya artis perempuan yang diperlakukan demikian. Luna Maya kemudian minta maaf.

“Enggak kamu saja, kok. Banyak, semua perempuan yang digosipin sama dia aku jutekin,” akunya seraya berseloroh, “Kan bucin Say, maaf ya Say. Jangan marah ya. Duh, dia masih ingat lagi.”

Momo Geisha mengaku bingung saat Luna Maya bersikap ketus dulu. “Itu pertanyaan yang gue pendam terlalu lama sampai bingung. Kenapa ya, Luna? Aku sampai berusaha untuk apa namanya, negur kamu,” akunya.

Luna Maya mengingatkan Momo Geisha mestinya waktu itu tak perlu bingung. Tak hanya minta maaf kepada Momo Geisha, bintang sinetron Nada Cinta juga minta maaf kepada Ariel NOAH.

“Ya iyalah, kan historinya banyak itu yang lain-lain. Maaf ya Riel, maaf. Itu kan dulu, kita masih muda kan masih beg* ya. Masih beg* tidak bisa menahan emosi,” Luna Maya mengakhiri.