Danrem 031/Wirabima Ceritakan Pengalaman Usai Divaksin Covid-19

Danrem 031/Wirabima Ceritakan Pengalaman Usai Divaksin Covid-19

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Komandan Korem (Danrem) 031/Wirabima Brigjen TNI M Syech Ismed berbagi pengalaman yang ia rasakan usai menerima vaksin Covid-19. Dia mengaku tak merasakan efek samping dari Vaksin Sinovac.

"Rasa sakit tak ada, seperti digigit semut aja. Beberapa jam setelah disuntik memang ada rasa pegal sedikit. Biasalah. Tidak sakit," kata Ismed dalam acara Haluan Riau Talk Live bertajuk "Rasanya Divaksin Covid-19" dengan moderator redaktur senior Haluan Riau Erma Srimelyati, Rabu (20/1/2021). 

Dia mengaku bangga termasuk di antara orang pertama diberi vaksin Covid-19. Sebelum disuntik vaksin, kata Ismed, terlebih dahulu melalui serangkaian screening dan pemeriksaan.

"H-1 sebelum divaksin kami di-screening, lalu di-rapid test antigen, dicek darah, kolestrol. Semua bagus. Tensi normal. Kemudian beberapa saat jelang divaksin kami ditanya tentang riwayat sakit jantung, gula, darah tinggi, dan sebagainya. Setelah lolos baru divaksin," terangnya.

"Tak ada perasaan takut dan waswas karena saya yakin dan percaya tentang keamanan vaksin ini. MUI juga sudah menyatakan halal dan BPOM juga sudah menyatakan vaksin ini aman. Jadi saya merasa yakin keamanan vaksin ini disuntikkan ke tubuh saya," sambungnya.

Usai divaksin, Ismed mengaku tak ada gangguan pada tubuhnya atau efek samping vaksin tersebut.

"Ini hari keenam setelah divaksin, tak ada rasa perubahan di fisik saya," ujarnya.

Vaksinasi terhadap masayarakat, kata Ismed, tidak otomatis memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Yang tak kalah penting adalah tetap menerapkan protokol kesehatan dan 5 M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi hingga menjauhi kerumunan.

"Tentu tidak hanya mengandalkan vaksin saja, saya mengimbau baik yang sudah divaksin atau yang belum, tetap jaga protokol kesehatan dan menerapkan 5 M," kata dia.


Reporter: Rico Mardianto


 


Tags Corona