Jasa Raharja Riau Salurkan Sembako Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Jasa Raharja Riau Salurkan Sembako Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU – PT Jasa Raharja Cabang Riau menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 400 paket sembako bagi masyarakat terdampak ekonomi akibat pandemi COVID-19.

"Bantuan tersebut merupakan bagian dari donasi semua pegawai Jasa Raharja yang menyisihkan rezekinya untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid 19," kata Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Riau, Herry Kesuma, SE. MM di Pekanbaru, dalam keterangannya di Pekanbaru, Kamis (14/1/2021).

Menurut Herry, bantuan ini juga sebagai bentuk dukungan pegawai Jasa Raharja Cabang Riau mendukung program pemerintah yaitu BUMN Untuk Indonesia.

Ia mengatakan, bantuan diberikan sekaligus wujud empati dan kepedulian pegawai untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi situasi sulit karena pandemi COVID-19, serta ungkapan syukur dalam mengawali tahun baru 2021.

“Semoga tahun 2021 ini ekonomi semakin membaik dengan sudah dimulainya vaksinasi untuk masyarakat guna mengakhiri pandemi Covid 19”.

Donasi yang disalurkan berupa pemberian sembako langsung kepada masyarakat yang terdampak ekonomi karena pandemi COVID-19 diserahkan kepada masyarakat terdampak di sekitar Terminal BRPS Payung Sekaki, Pelabuhan Sei Duku Pekanbaru dan masyarakat lingkungan sekitar domisili pegawai, tanpa ada pengumpulan massa berkerumun dan tetap memperhatikan jarak serta protokol kesehatan.

Pada kesempatan itu turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau Drs. H. Indra Putrayana, M. Si, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Riau Kepri Ardono ATD., MT. dan Kepala Terminal BPRS Pekanbaru Henry Tambunan, S. Sos.

Tidak lupa pada kesempatan tersebut Herry mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan pemerintah dengan jaga jarak, tetap di rumah, pakai masker jika keluar rumah, tingkatkan immunitas tubuh dan dukung program pemerintah dalam penanggulangan Covid 19.

Sebanyak 400 paket sembako tersebut di antaranya berisi beras, minyak goreng, sarden, dan mie instan.

 

Laporan: Renny Rahayu


Tags Ekonomi