Pengusaha Tahu Perawang Tenggelam di Sungai Siak

Pengusaha Tahu Perawang Tenggelam di Sungai Siak

RIAUMANDIRI.CO, SIAK - Perairan Sungai Siak kembali menelan korban jiwa. Kali ini, warga kota Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak bernama Purwanto menjadi korban tenggelam.

Kejadian naas tersebut bermula saat korban Purwanto (50), warga Jalan Gurami, Kelurahan Perawang menumpangi pompong penyeberangan yang berada di Desa Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Senin (11/1/2020) sekira pukul 15.30 WIB.

"Korban terjatuh saat pompong baru berjalan dari dermaga lebih kurang 100 meter, tiba-tiba korban terjatuh ke sungai, sontak penumpang lainnya berteriak melihat kejadian tersebut," ujar Kapolsek Tualang, Kompol Faizal Ramzani. 

“Tolong, tolong, bapak itu terjatuh, ujar salah seorang penumpang lain kepada juru mudi agar memberhentikan lajunya pompong itu," kata Faizal menirukan teriakan penumpang tersebut.

Seketika Juru mudi pompong itu bergerak membantu korban yang terjatuh ke dalam Sungai Siak tersebut. Namun niat itu diurungkannya karena korban tidak kelihatan lagi di kedalaman Sungai Siak sore itu.

Selanjutnya juru mudi tersebut langsung memutar pompong untuk mendekati tempat jatuhnya korban dan ingin mencari dan memastikan kondisi korban yang dikenal sebagai pengusaha tahu itu.

"Namun penumpang lainnya mengatakan, 'antar kami dulu ke seberang,' dan juru mudi pun mengantar penumpang lainnya ke seberang," jelasnya.

Hingga berita ini dinaikkan, korban belum berhasil ditemukan. Tim gabungan dari Dit Polair Polda Riau dan personel Polsek Tualang serta Marinir Angkatan Laut sedang melakukan pencarian korban di sepanjang perairan sungai Siak Desa Pinang Sebatang.

"Menurut keterangan keponakan korban yang ikut serta di pompong tersebut, korban sedang mengalami sakit demam. Rencananya mereka akan ke Dayun, berkemungkinan korban tidak bisa berenang sehingga korban ketika jatuh ke sungai langsung tenggelam," ujarnya.

Terkait kejadian tersebut, Kades Pinang Sebatang, Bambang Saputra mengucapkan turut berduka atas musibah yang menimpa warga Kecamatan Tualang itu.

Bambang mengimbau agar ke depan, pihak jasa transportasi penyeberangan yang berada di Desa Pinang Sebatang lebih memperhatikan keselamatan penumpang, agar tidak terjadi hal serupa di kemudian hari.

"Setahu saya dulu ada bantuan berupa pelampung untuk penumpang yang dihibahkan pihak Jasaraharja, namun pelampung itu tidak ada digunakan oleh penumpang setahu saya. Kalau ingin lebih jelas hubungi saja pihak Sabandar yang lebih berkompeten," kata dia.


Reporter: Dolly Sandro


Tags Peristiwa

Berita Lainnya