Tips Cegah Iritasi Mata Saat Pakai Masker

Tips Cegah Iritasi Mata Saat Pakai Masker

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Memakai masker merupakan bagian dari protokol kesehatan. Sayangnya hal ini bisa berdampak pada masalah mata akibat salah pakai masker. Misalnya saja kacamata yang berembun. Dokter mata juga menyoroti beberapa gangguan pada mata yang meningkat akibat memakai masker.

Di antaranya infeksi bakteri pada kelopak mata, mata kering, kerusakan kornea, alergi (misalnya iritasi akibat detergen yang digunakan untuk mencuci masker), serta bintil dari saluran air mata yang tersumbat. Udara hangat yang berhembus akibat bernapas memakai masker, merupakan penyebab gangguan pada mata tersebut.

“Peningkatan sirkulasi udara di sekitar mata menyebabkan pelumas mata kita menguap dan cepat kering daripada biasanya. Yang menyebabkan kerusakan jaringan kornea dan konjungtiva,” urai Jonathan Wolfe, spesialis mata di Ardsley, New York.


Ia menyebut, banyak dokter mata yang menilai meningkatnya infeksi pada kelopak mata sejak pandemi berlangsung. Berikut beberapa tips dari dokter mata untuk mencegah iritasi dan gangguan serius lain pada mata dikutip dari Thehealthy:

1. Jangan Salah Pakai Masker

“Salah memakai masker adalah salah satu penyebab gangguan pada mata,” kata Margaret Liu, MD, dokter mata dan pendiri San Francisco Eye Institute. Ketika masker dipakai longgar, udara yang dikeluarkan mulut terkena permukaan mata dan menyebabkan lensa mata berembun yang berhubungan dengan mata kering. Usahakan untuk menyesuaikan kawat yang terdapat pada masker dengan bentuk hidung sehingga, udara dari mulut tidak mengenai mata. Kalau menggunakan kacamata dan berembun, itu artinya masker belum terpasang dengan benar.


2. Pilih Bahan yang Tepat

Goresan pada kornea mata dan iritasi, bisa jadi akibat memakai dan melepas masker. “Terlebih jika material masker kaku atau tebal,” kata Yuna Rapoport, MD, dokter mata di New York. Penting untuk memilih masker yang tidak bisa menggores mata jika dilepas pakai. Bahan katun rangkap dua, adalah masker kain yang terbilang aman.

3. Beri Tetes Mata

Mata bintilan, kering, iritasi, bisa diobati dengan obat-obatan yang ada di apotek. Anda bisa memilih pelumas mata untuk mengganti cairan alami mata. Ada juga produk yang bisa menyembuhkan iritasi mata. Bisa juga dengan mengompres mata dengan air hangat.

4. Operasi Sebagai Pengganti Kacamata

Jika menurut Anda memakai masker dan kacamata sekaligus merepotkan, mungkin Anda bisa mempertimbangkan melakukan Lasik. Dr. Rapoport menilai ada peningkatan 25% tindakan lasik sejak pandemi. “Sebagian mengeluh karena kacamata yang berembun dan ada juga yang sudah menyiapkan dana untuk bepergian tapi karena pandemi dialokasikan untuk Lasik,” jelasnya.

5. Stop Menyentuh Mata dan Wajah

Studi yang dipublikasikan April 2020 di The BMJ, menganalisa penggunaan masker selama pandemi. Peneliti menemukan bahwa memakai masker membuat udara yang dikeluarkan dari mulut mengenai mata. Sehingga mata jadi tidak nyaman dan mendorong tangan menyentuh mata. Kalau tangan Anda terkontaminasi, Anda menginfeksi diri sendiri. CDC terus berpesan bahwa virus bisa masuk lewat tangan ke mulut, hidung, dan mata. Maka itu pastikan tangan jauh-jauh dari wajah.

6. Konsultasi Dengan Dokter

Iritasi mata memang biasa, tapi kalau terus berlanjut maka sudah saatnya bertemu dengan dokter. “Saya menganjurkan bertemu dokter jika infeksi pada kelopak mata tidak juga hilang meski sudah dikompres setelah dua tiga hari,” kata Wolfe. Jika tiba-tiba ada gangguan mata, atau gejalanya cukup serius, maka harus segera temui dokter. Tapi jika gejala ringan maka tidak mengapa pakai obat yang dijual bebas selama tiga hari ke depan.