OJK Riau Tutupi Nama BUMN Perbankan yang 4 Karyawannya Positif Covid-19

OJK Riau Tutupi Nama BUMN Perbankan yang 4 Karyawannya Positif Covid-19

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Riau, Yusri, tidak transparan terhadap kasus 4 pasien positif Covid-19, yang merupakan salah satu BUMN Perbankan yang ada di Pekanbaru. Ia masih menutupi nama BUMN perbankan yang karyawannya positif Covid-19 tersebut. Yusri hanya menyebut saat ini pelayanan di BUMN itu ditutup sementara, dan pelayanan dialihkan ke kantor cabang BUMN tersebut.

"Tadi sudah disampaikan ada pegawai BUMN di Pekanbaru positif Covid-19. BUMN ini ada di bawah kewenangan OJK, sehingga OJK ada kepentingan menyampaikan informasi," ujar Yusri, saat dimintai keterangannya di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Riau, Gedung Daerah Pekanbaru, Kamis (18/6/2020). 

Yusri mengatakan, pihaknya sudah koordinasi dengan pimpinan BUMN tersebut. Di mana pelayanan di BUMN tersebut sudah dialihkan pada kantor-kantor cabang terdekat. Untuk itu, dia menegaskan bagi masyarakat khususnya nasabah untuk bertransaksi dengan normal di BUMN tersebut. 


"Kebetulan BUMN itu di Pekanbaru memiliki kantor cabang yang cukup banyak, sehingga menurut hemat saya pelayanan kepada nasabah bisa dilakukan dengan baik. Saya menegaskan kepada masyarakat jangan khawatir adanya isu-isu yang memancing keresahan masyarakat. Kami akan melakukan pengawasan dan monitoring terhadap BUMN tersebut," ujarnya.

Disinggung BUMN apa yang karyawannya Covid-19 agar masyarakat tidak khawatir saat bertranskasi, apakah BRI, BNI, Bank Mandiri, Yusri kembali enggan menjelaskan.   

"Sebaiknya itu pertanyakan ke pimpinan BUMN. Mungkin bisa dipertanyakan kepada pihak yang berhubungan langsung (tim tenaga kesehatan). Seperti saya sudah jelaskan, BUMN manapun di Pekanbaru secara khusus dan Riau umumnya masyarakat tak perlu khawatir, silakan bertransaksi dengan wajar," katanya. 

Dijelaskannya, di awal pandemi Covid-19 pihaknya telah memerintahkan seluruh industri keuangan untuk menyiapkan protokol kesehatan, dan protokol penanganan jika terjadi penularan di lingkungan BUMN di bawah OJK. 

"Di sini saya tegaskan pada prinsipnya BUMN itu secara finansial tidak ada masalah. Bahkan secara nasional BUMN tidak ada permasalahan, dalam kondisi baik, normal, dan kuat," katanya.


Reporter: Nurmadi



Tags OJK