ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU

Hadapi Ramadan dan Lebaran, Pemkab Inhu Pastikan Stok Pangan Aman

Hadapi Ramadan dan Lebaran, Pemkab Inhu Pastikan Stok Pangan Aman

RIAUMANDIRI.ID, RENGAT - Perum Bulog meyakini masyarakat tidak khawatir dengan stok pangan menjelang bulan Ramadan tahun ini. Sebab, Dirut Bulog Budi Waseso menyebut stok sembilan bahan pokok cukup untuk memenuhi kebutuhan selama bulan puasa.

Buwas menyampaikan hal itu seusai menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo membahas Persiapan Menghadapi Idul Fitri, Buwas menyampaikan stok beras mencapai 2,1 juta ton.

“Gula sudah banyak, jagung masih, jadi minyak kita punya stok 2 juta sekian, jadi sudah mumpuni lah," kata Buwas.


Di sisi lain, pihaknya sudah menyiapkan daging kerbau yang diimpor dari India sebanyak 7.000 ton sebagai persiapan bulan puasa. Dengan kecukupan suplai bahan pangan tersebut, operasi pasar, menurut Buwas belum diperlukan.

Hal ini selaras dengan stok kebutuhan pokok menjelang Ramadhan yang dimiliki pemerintah kabupaten Indragiri, termasuk badan usaha dan juga Subdriver Bulog Rengat, dipastikan aman untuk menghadapi Ramadhan dan lebaran Idul Fitri bahkan untuk tiga bulan kedepan bisa dipastikan aman.

Kepastian ini tentunya penting mengingat dalam menghadapi Ramadan biasanya kebutuhan masyarakat meningkat terlebih pada Idul Fitri. Apalagi tahun ini dalam menghadapi Covid-19, ekonomi masyarakat cukup menurun yang dikhawatirkan akan bersamaan dengan kelangkaan beberapa barang kebutuhan masyarakat atau minimal adanya peningkatan harga.

Disperindag Kabupaten Indragiri Hulu sebagai salah satu leading sektor dalam penanganan bahan pokok di Inhu sudah menyatakan stok bahan pangan yang ada di pasar di Indragiri Hulu, terutama pada agen agen yang ada samapi saat ini masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, bahkan untuk tiga bulan.

Kebutuhan pokok dimaksud antara lain beras dengan stok yang ada mencapai 1.080 ton untuk tiga bulannya, gula 252 ton, minyak goreng curah 36 ton, begitu juga dengan mintak goreng kemasan yang juga aman. Selanjutnya tepung 152 ton, kacang kedelai 81 ton, kacang tanah 75,6 ton, termasuk stok telur ayam yang juga masih aman.

Selain di pasaran, beras juga terdapat di divre Bulog Rengat dengan stok beras 270 ton dan akan ada tambahan lebih kurang 500 ton lagi, minyak kemasan 5.800 liter, daging beku 700 kg, tepung terigu 500 kg dan gula pasir 500 kg.

Selain itu juga untuk kebutuhan bahan pangan tersebut dari sisi harga masih relatif stabil, meskipun ada kenaikan harga pada beberapa bahan pokok, namun tidak terlalu signifikan seperti pada gula, dan bawang merah, namun ada juga penurunan pada harga cabe merah, daging ayam dan cabe rawit.

Sebagai solusi untuk menekan harga di pasar, Pemkab inhu beserta Bulog akan melakukan operasi pasar dengan melakukan pagelaran gerai pangan pada beberapa pasar di Inhu diantaranya Pasir Penyu, Lirik, Japura, Batang Gansal dan beberapa pasar lainnya, bahkan untuk solusi penanganan Covid-19, akan diadakan pagelaran pasar murah pada seluruh kecamatan di Inhu.

Sementara untuk elpiji tabung 3 kg menurut data dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), prooduksi elpiji 3 kg untuk kabupaten Indragiiri Hulu mencukupi.

Memang terjadi peningkatan dari bulan Maret yang berjumlah 286.720 tabung menjadi 327.800 tabung di bulan April karena memang adanya momen menyambut Ramadan.

Pembatalan Kegiatan Selama Ramadan

Pemkab Indragiri Hulu melalui bagian Kesra Sekretariat Daerah (Setda) menyampaikan bahwa dalam mengurangi dampak penyebaran Covid-19 akan menunda dan membatalkan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak diantaranya:

1. Kegiatan Buka bersama ASN dan Cleaning Service.
2. Buka bersama Masyarakat
3. Safari Ramadan
4. Nuzulul Quran
5. Silaturrahmi Gubernur Riau
6. Pawai Takbir Keliling
7. Salat Ied 
8. Halal Bihalal

Ada juga pembatalan kegiatan lain:

1. Isra' Mi'raj
2. Sunnat Massal di 14 Kecamatan
3. Kegiatan Wisuda MDTA se-Kabupaten Indragiri Hulu

Penghentian Event Olahraga

Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata  Indragiri Hulu Syahruddin mengatakan, kegiatan olahraga yang sifatnya mengumpulkan orang banyak sudah dihentikan. Corona telah berdampak dari semua sisi olahraga. 

‘’Yang sedang berlangsung terpaksa kita hentikan. Bahkan ada turnamen voli tingkat Sumatera di Lirik terpaksa dibatalkan. Padahal malamnya tinggal pembukaan saja lagi, ya terpaksa dibatalkan,’’ kata Syahruddin.

Kegiatan olahraga lain yang akan dilaksanakan terpaksa ditunda seperti jalur mini, persiapan even besar Pacu Jalur di Talukkuantan. Ada juga Bupati Cup hingga persiapan Pekan Olahraga Kabutpaten Indragiri Hulu juga mengalami penundaan. Padahal kegiatan olahraga yang semula dijadwalkan untuk dilaksanakan sepanjang tahun 2020 ini banyak menyedot perhatian masyarakat.

‘’Tapi untuk pencegahan penyebaran virus corona terpaksa kita hentikan atau kita tunda. Karena langkah utama dalam memutus mata rantai penyebaran virusnya kan menghindari penularan dari manusia ke manusia. Sehingga untuk sementara meniadakan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak, termasuk olahraga,’’ ujarnya. (adv)