Listrik BUMD Tuah Sekata Seharian Mati, Warga Pangkalan Kerinci Mengeluh

Listrik BUMD Tuah Sekata Seharian Mati, Warga Pangkalan Kerinci Mengeluh

RIAUMANDIRI.ID, PANGKALAN KERINCI - Keresahan masyarakat terhadap wabah virus Corona Covid-19 diperparah dengan matinya aliran listrik dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, Riau.

Bagaimana tidak, saat pemerintah melarang warga untuk tak beraktifitas di luar rumah, listrik yang menjadi penopang hidup mereka di rumah pun terputus.

"Hampir satu hari penuh listrik mati di Pangkalan Kerinci gara-gara ada positif Covid-19," ujar Dian (33) salah seorang pengusaha laundri, warga Pangkalan Kerinci, Sabtu (4/4/2020).


Menurut Dian, dengan terputusnya suplai listrik dapat melumpuhkan ekonomi warga yang bergantung pada pasokan listrik, seperti usaha las listrik, menjahit, membuat kue, laundry dan lainnya.

"Sudahlah pesanan banyak yang dibatalkan karena virus Corona, ini malah listrik turut pula mati. Bagaimana hidup kami ini," ungkapnya lagi.

Direktur BUMD Tuah Sekata, May Hendri saat dihubungi melalui sambungan seluler dan WhatsApp tidak menjawab.

Erman Manager Teknis BUMD Tuah Sekata, ketika dikonfirmasi menyebutkan mereka lagi melakukan pemasangan trafo listrik sehingga sejumlah jalur harus dimatikan.

"Sampai sore ini kita lagi pemasangan trafo di Bukit Pasir, Simpang Kualo," terangnya.

Dijelaskannya lagi, pemadaman listrik meliputi daerah Terusan 63, Seminai, Kuala Terusan, KM 5, KM 7, Bhakti Praja, Rantau Baru dan Guna Dodos. Namun saat ini listrik sudah hidup di sebagian tempat. Menurutnya, jika masih ada yang belum hiudp mungkin karena terkendala hujan.

"Masih hujan, jadi pekerjaan terpaksa dihentikan. Kalau berhenti akan dilanjutkan kembali," katanya mengakhiri.


Reporter: Anton



Tags Pelalawan