WN Jepang Penular Virus Corona ke Warga Depok Juga Tulari 2 WN Malaysia

WN Jepang Penular Virus Corona ke Warga Depok Juga Tulari 2 WN Malaysia

RIAUMANDIRI.ID, Kuala Lumpur - Seorang warga negara Jepang yang disebut menularkan virus corona atau Covid-19 ke dua warga Indonesia, diketahui tengah dirawat di sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur, Malaysia. Warga Jepang itu dinyatakan positif virus corona pada 27 Februari setelah memeriksakan diri ke rumah sakit setempat.

Seperti dilansir kantor berita Malaysia, Bernama, Senin (2/3/2020), warga Jepang yang tidak disebut identitasnya ini, disebut bekerja di Malaysia dan pernah bepergian ke Jepang pada Januari lalu dan kemudian pergi ke Indonesia pada awal Februari. Disebutkan bahwa dia berjenis kelamin perempuan dan berusia 41 tahun.

Direktur Jenderal (Dirjen) Kesehatan pada Kementerian Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah, dalam pernyataan pada Jumat (28/2) lalu, menyebut wanita Jepang yang disebut sebagai 'kasus ke-24' ini menderita gejala-gejala seperti demam dan mulai dirawat di rumah sakit setempat sejak 17 Februari lalu.


Pada 20 Februari, wanita Jepang ini dipindahkan ke sebuah rumah sakit swasta di Malaysia. "Tes pendeteksi Covid-19 dilakukan untuk kasus ini dan dikonfirmasi positif pada 27 Februari. Dia saat ini tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur," tutur Noor Hisham.

Dalam pernyataan terbaru, seperti dilansir The Star, Minggu (1/3), Kementerian Kesehatan Malaysia menyebut sejauh ini 29 orang terkonfirmasi positif virus corona di wilayahnya. Disebutkan bahwa warga Jepang itu menulari dua orang -- keduanya warga Malaysia -- saat dirawat di rumah sakit setempat, ketika dia belum dinyatakan positif virus corona.

Menurut Kementerian Kesehatan Malaysia, salah satu kasus terbaru melibatkan seorang perawat (trainee nurse) yang sempat merawat warga Jepang itu, sebelum dia diketahui positif virus corona. Perawat yang disebut sebagai 'kasus ke-27' ini tercatat sebagai 'close contact' saat otoritas setempat melacak orang-orang yang melakukan kontak langsung dengan warga Jepang itu, setelah dia terkonfirmasi positif virus corona.

Lebih lanjut disebutkan bahwa perawat itu merawat si warga Jepang pada 21 dan 22 Februari tanpa menggunakan perlengkapan perlindungan (PPE) seperti yang direkomendasikan. Pada 27 Februari, perawat itu mulai batuk-batuk dan resmi dinyatakan positif virus corona pada 29 Februari.

Noor Hisham menyatakan, si perawat itu kini dirawat di sebuah bangsal karantina di Rumah Sakit Kuala Lumpur.

Satu kasus lainnya yang terkait dengan warga Jepang itu disebut sebagai seorang wanita Malaysia berusia 35 tahun, yang diketahui sempat dirawat di ruang yang sama dengan si warga Jepang. Keduanya dirawat di ruang yang sama saat si warga Jepang belum terkonfirmasi positif virus corona.

Wanita Malaysia yang disebut sebagai 'kasus ke-29' ini disebut sempat dirawat di rumah sakit pada 21 Februari dan diperbolehkan pulang pada 25 Februari. Namun dia kembali ke rumah sakit saat merasa tidak enak badan dan menderita demam disertai batuk-batuk pada 27 Februari. Dia tidak memeriksakan diri ke rumah sakit.

Kasus wanita Malaysia ini baru terdeteksi setelah dia diidentifikasi sebagai 'close contact' si warga Jepang. Pada 29 Februari, wanita Malaysia ini dinyatakan positif virus corona dan dirawat di bangsal karantina di Rumah Sakit Sungai Buloh.

Warga Jepang ini menularkan virus corona ke WNI saat dia berkunjung ke Jakarta. Pada 14 Februari 2020, warga Jepang ini berdansa dengan WNI yang kini positif korona, di salah satu tempat makan di Jakarta. WNI yang merupakan warga Depok itu lalu secara tak sengaja menularkan virus corona ke ibunya. Keduanya kini dirawat di RSPI Sulianti Saroso.
 



Tags Corona