KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2022 ZONA ASIA

Lawan Vietnam jadi Kesempatan Terakhir Skuad “Garuda”

Lawan Vietnam jadi Kesempatan Terakhir Skuad “Garuda”

RIAUMANDIRI.ID, GIANYAR - Tim nasional Indonesia siap menjamu Vietnam pada laga keempat Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10/2019) pukul 18.30 WIB. Laga ini bisa menjadi kesempatan terakhir bagi tim “Garuda” untuk tetap menjaga peluang lolos ke ajang kualifikasi putaran ketiga Piala Dunia sekaligus meraih tiket ke Piala Asia 2023.

Setelah menelan tiga kekalahan beruntun dan berada di dasar klasemen grup tanpa mengantongi poin, kemenangan atas Vietnam praktis menjadi harga mati. Setidaknya, Indonesia masih bisa memiliki tiga poin dan berharap Thailand maupun Malaysia kehilangan poin. Selasa ini, Thailand juga menjamu Uni Emirat Arab, sedangkan Malaysia akan menjamu Thailand pada 14 November mendatang.

Thailand akan tetap memiliki empat poin jika kalah dari UEA dan berpeluang mengantongi tujuh poin apabila mengalahkan Malaysia pada November nanti. Dengan skenario ini, kemenangan atas Vietnam di Bali bakal membuat Indonesia memiliki poin yang sama dengan Malaysia setelah kedua tim masing-masing menjalani empat laga.


Jika menang atas Vietnam, maka Indonesia masih berpeluang mengumpulkan total 15 poin dengan memenangi empat laga berikutnya. Secara matematis target perolehan poin ini masih memungkinkan tetapi bakal sulit dijalani jika melihat penampilan tim Garuda dalam tiga laga terakhir. 

Peluang meraih poin pada dua laga kandang pertama ketika melawan Malaysia dan Thailand sudah terbuang. Garuda kalah 2-3 dari Malaysia dan 0-3 dari Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, awal September lalu.

Apalagi setelah melawan Vietnam, Indonesia bakal menjalani tiga laga tandang di Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Jika kalah melawan tim-tim Asia Tenggara itu di kandang, maka laga tandang bakal lebih sulit. Adapun satu laga kandang tersisa adalah melawan UEA yang akhir pekan lalu telah membantai Indonesia 5-0 di Dubai.

Oleh karena itu, jika kalah dari Vietnam, Indonesia berpeluang tersingkir lebih awal. Tim yang otomatis lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia dan masuk babak utama Piala Asia adalah tim-tim juara grup dan empat tim peringkat kedua terbaik. Indonesia minimal masih bisa berjuang untuk mengejar posisi tim peringkat dua terbaik sebagai akses menuju putaran ketiga kualifikasi Piala Asia 2023.

Lawan berat

Melihat situasi yang sulit ini, gelandang serang Indonesia Stefano Lilipaly mengatakan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah melupakan tiga kekalahan sebelumnya. “Tentu Vietnam akan sulit dilawan tetapi kami sering bertemu mereka dan kami tahu cara mereka bermain,” ujarnya seperti dilansir PSSI, Senin (14/10/2019).

Dalam dua laga terakhirnya, Vietnam menahan imbang Thailand 0-0 dan menang 1-0 atas Malaysia. Sementara dalam lima pertemuan terakhir, Indonesia hanya bisa mengalahkan Vietnam satu kali pada laga pertama semifinal Piala AFF 2016 dengan skor 2-1. Vietnam juga menang satu kali dan tiga laga sisanya berakhir imbang.

Lini tengah yang solid merupakan kekuatan Vietnam yang perlu diwaspadai karena memiliki dua gelandang seperti Nguyen Tuan Anh dan Nguyen Quang Hai. Kabar gembira bagi Indonesia, Tuan Anh bakal absen setelah mengalami cedera saat melawan Malaysia. “Cedera Tuan Anh tidak terlalu serius tetapi saya harus mengistirahatkan dia,” ujar pelatih Vietnam Park Hang Seo seperti dikutip laman surat kabar Vietnam, Tuoi Tre.

Sementara pelatih Indonesia Simon McMenemy kembali mengatakan bahwa jadwal liga yang padat membuat para pemainnya tidak bugar. Ia pun diprediksi bakal merotasi kembali susunan pemain. “Jika di bangku cadangan ada pemain yang lebih segar, kenapa tidak kami manfaatkan,” ujarnya.

Dalam laga kontra Vietnam ini, McMenemy mendapat tambahan opsi di lini belakang karena bek asal Brasil, Otavio Dutra, telah resmi dinaturalisasi. Pertahanan tim Garuda perlu mendapat perhatian khusus karena sudah kebobolan 11 gol dalam tiga laga.