Kasus Stunting di Kabupaten Kampar Meningkat Tiap Tahun

Kasus Stunting di Kabupaten Kampar Meningkat Tiap Tahun

RIAUMANDIRI.CO, BANGKINANG - Sebagai daerah yang menjadi lokasi khusus stunting, Kabupaten Kampar terus berupaya melakukan pencegahan dan penanggulangan, salah satunya dengan mengadakan pelatihan continuum of care.

Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Pelatihan ini digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar di Aula Rumah Dinas Bupati, Rabu (9/10). Pelatihan ini diikuti 31 Kepala Puskesmas, 31 orang Kader Posyandu, Ketua TP PKK dari 21 Kecamatan dan tenaga gizi dengan pemateri Dr. Neng Kasmiati MPh dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau.


Kepala Dinas Kesehatan Dedy Sambudi, dalam arahannya memaparkan, dalam riset Tahun 2013 menunjukkan prevalensi stunting di Indonesia itu lebih kurang 32%, sedangkan tahun 2018 menurun menjadi 29%, sedangkan di Kabupaten Kampar justru meningkat setiap tahun.

"Sedangkan hasil riset Tahun 2013 untuk Kabupaten Kampar prevalensi stunting sekitar 31%, dan di Tahun 2018 meningkat menjadi 32%. Apakah ini akan kita biarkan? Ini sebuah pertanyaan yang mesti kita jawab bersama-sama, dan kegiatan ini bentuk komitmen yang sudah ditandatangani oleh Bupati tentang penanganan stunting," ungkap Dedy.

Ditambahkannya, lokasi khusus stunting di Kabupaten Kampar terdapat di 10 desa yang tersebar di 6 Kecamatan, dengan sasaran Balita sekitar 3700 orang. Dedy Sambudi menargetkan Tahun 2021 Kampar bisa menekan stunting di bawah 20 persen.

Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Juli Mastuti yang membuka acara menyebut bahwa konsep pencegahan dan penggulangan stunting  merupakan program proritas nasional, untuk itu ia menekankan kepada PKK Kabupaten Kampar untuk bertekad untuk mencegah stunting didesanya.

"PKK mitra pemerintah yang harus memberikan kontribusinya untuk membebaskan Kampar dari stunting, untuk kepada setiap TP PKK Kecamatan saya berpesan mengaktifkan Dasa Wisma didesa, lakukan pencatatan bayi dan ibu hamil," ungkap Juli.


Reporter: Ari Amrizal



Tags Kesehatan