Dua Mitra Sinar Mas Bersama Upika Bukit Batu dan Bandar Laksamana Bagikan 4.000 Masker ke Masyarakat

Dua Mitra Sinar Mas Bersama Upika Bukit Batu dan Bandar Laksamana Bagikan 4.000 Masker ke Masyarakat

RIAUMANDIRI.CO, BENGKALIS - Sebanyak 4.000 masker dibagikan secara gratis oleh PT Bukit Batu Hutani Alam (BBHA) dan PT Sakato Pratama Makmur
(SPM) sebagai mitra pemasok kayu bahan baku kertas Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas dan Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Kecamatan Bukit Batu dan Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, kepada masyarakat di sekitar konsesi perusahaan di dua kecamatan tersebut, Selasa (17/9/2019).

Kegiatan yang dilakukan oleh PT BBHA dan PT SPM ini merupakan salah satu program dari kedua perusahaan untuk masyarakat di dua kecamatan
dalam mengantisipasi bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang beberapa hari ini melanda Kabupaten
Bengkalis, meskipun karhutla yang menimbulkan kabut asap di Bukit batu relatif tidak ada.

Menurut Kapolsek Bukit Batu, Kompol Hendrik, pihaknya sangat prihatin sekali dalam keadaan asap ini, walaupun di wilayah Bukit Batu dan
Bandar Laksamana untuk saat ini karhutla tidak ada. 


Namun mungkin dampak karhutla dari wilayah lain sehingga di tempat kita ada asap. Kita sangat menghargai pihak BBHA dan SPM yang mau ikut serta membagikan masker kepada masyarakat kita maupun warga yang melintas di jalan raya. 

"Setidaknya kita bisa memberikan bantuan untuk menjaga kesehatan masyarakat kita. Terima kasih kami atas nama Upika atas kepedulian ini,” ujar Kapolsek.

Sementara itu Danramil Bukit Batu & Bandar Laksamana Kapten Inf Sutarman menyampaikan ungkapan terima kasih atas partisipasi dari PT SPM dan PT BBHA.

"Asap ini kemungkinan dari wilayah lain atau kabupaten lain. Kegiatan ini salah satu mengurangi atau antisipasi dan pemulihan kesehatan
akibat kiriman asap dari daerah lain,” ujarnya.

Dari Unit Pelayanan Teknis Dinas Kesehatan Bandar Laksamana, Sarikun menambahkan, saat ini kenaikan kunjungan pasien ke Puskemas rata-
rata setiap hari antara 20 sampai 40 pasien. 

"Rata-rata pasien menderita penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas) dan rata-rata terjadi pada anak-anak di bawah usia 5 tahun. Atas kerja sama pihak-pihak lain (perusahaan) kami ucapkan terima kasih,” ucapnya.

Humas PT SPM, Syaifudin didampingi Humas PT BBHA Herman menjelaskan, pembagian 4.000 masker secara gratis kepada masyarakat ini sebagai bentuk responsif dan kepedulian kedua perusahaan terhadap masyarakat di wilayah konsesi perusahaan, khususnya di Bukit Batu dan Bandar Laksamana, meskipun di dua kecamatan ini relatif tidak terjadi karhutla, termasuk tidak terjadi karhutla dalam konsesi kedua perusahaan mereka.

"Masker ini kita bagi-bagikan ke sekolah-sekolah mulai dari TK, SD, SMP dan SLTA," ujarnya.

Untuk pencegahan kebakaran selama ini perusahaan selalu melakukan deteksi dini, dimulai dari pantauan Hospot (titik panas) melalui satelit
yang termonitor di situasion room yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan, Menara Api, Camera CCTV 360  dan Thermal Camera serta fire
patrol baik oleh tim darat RPK (Regu Pemadam Kebakaran) maupun melaui udara, Drone dan Heli patrol Tim Reaksi Cepat (TRC) yang setiap waktu
dan setiap hari bekerja hampir 24 Jam.

"Semuanya terkoordinasi dengan induk situation room APP Sinar Mas di Perawang dan Jakarta. Bagi kami kerjasama dengan masyarakat melalui MPA (Masyarakat Peduli Api) yang selama ini kita latih dan kita bina juga mendapatkan dukungan oleh pemerintah daerah baik tingkat desa, kecamatan sampai kabupaten merupakan salah satu cara perusahaan membebaskan Riau dan Bengkalis khususnya dari karhutla dan asap, No Fire and No Haze,” pungkas Syaifudin.