Berbagi Wawasan Fotografi ala Komunitas Ruang Serindit

Berbagi Wawasan Fotografi ala Komunitas Ruang Serindit

RIAUMANDIRI.CO, AIR MOLEK - Komunitas Ruang Serindit menggelar kegiatan berbagi wawasan tentang fotografi, Rabu (24/7/2019) malam di Air Molek. Di era digital dan tren penggunaan media sosial, kemampuan fotografi semakin dibutuhkan setiap orang.

Di masa kini, fotografi bisa dilakukan dengan kamera profesional maupun smartphone. Dunia fotografi pun semakin mudah ditekuni. Karya pun jadi makin beragam. 

Kegiatan "sharing session" yang dikemas dalam sebuah obrolan santai ini mengangkat tema "Fotografi itu Mudah". 


Tema ini diharapkan membuat anak-anak muda yang masih awam menjadi tertarik untuk menekuni fotografi. 

Kegiatan perdana Ruang Serindit ini menghadirkan dua pembicara yang berbagi wawasan dan pengetahuan terkait fotografi, yakni praktisi fotografi Fakhri Dwi Samara yang berbagi tentang teknik dasar fotografi. 

Pembicara lainnya, penggiat fotografi yang juga tenaga pengajar di SMKN 1 Pasir Penyu Fristian Nova Anggara. Dia berbagi wawasan tentang "mobile photography". 

"Sangat penting memahami dasar fotografi terlebih dahulu. Eksposure adalah kunci utama dan lalu mungkin dapat diikuti dengan dasar fotografi lainnya," jelas Fakhri. 

Fakhri menyampaikan, kita harus menghindari salah kaprah dan "bertuhan" kepada alat atau media fotografi.

"Karena kamera hanya alat atau media bantu saja, imajinasi dan daya ciptalah hal yang utama," katanya menjelaskan. 

Kegiatan yang diadakan di Diponegoro 40  Cafe, Sumber Sari, Air Molek ini diikuti sekitar 20 peserta dari berbagai daerah di Inhu. Mulai dari Air Molek, Belilas, Lubuk Batu Jaya, hingga Rengat. 

Ruang Serindit sendiri merupakan sebuah komunitas yang bergerak di bidang sosial dan kreatif. 

Komunitas ini terbentuk didorong oleh latar belakang masih "kosongnya" ruang kreatif di Inhu. 

Dalam artian, Ruang Serindit ingin ikut berkontribusi mengembangkan dunia kreatif di Inhu. 

"Inhu memiliki banyak anak-anak muda kreatif. Potensi ekonomi kreatifnya menarik untuk dikembangkan. Nah, kita ingin menyediakan wadah, memberikan update informasi, sekaligus akses ke wawasan dan ilmu pengetahuannya. Intinya kita ingin menyediakan ruang untuk itu," kata salah satu pendiri Ruang Serindit Pebri Siswandi. 

Pebri menekankan, ruang kreatif di Inhu saat ini mesti diisi dengan kreatifitas, inovasi, dan kolaborasi.

"Dunia kreatif bakal berujung pada ekonomi kreatif. Lahirnya anak-anak muda, brand, dan produk lokal yang bakal menopang ekonomi daerah," kata Pebri menambahkan. 

Kegiatan Ruang Serindit tadi malam juga dihadiri Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Indragiri Hulu Gerhana Adjie.

Sebagai organisasi kepemudaan, KNPI Inhu mendukung langkah dan program Ruang Serindit. 

Menurutnya, sudah saatnya pemuda harus menjadi pemecah masalah. "Bukan justru menjadi pembuat masalah di tengah-tengah masyarakat," tutur Gerhana Adjie di hadapan para peserta. 

Dia menambahkan, KNPI Inhu siap untuk mendukung dan berkolaborasi ke depan.