Besok Mulai Ditempati, Pemprov Sterilkan Asrama Haji Riau dari Nyamuk, Lalat dan Kecoa

Besok Mulai Ditempati, Pemprov Sterilkan Asrama Haji Riau dari Nyamuk, Lalat dan Kecoa

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Untuk mensterilkan Asrama Haji Riau dari nyamuk, lalat dan kecoa, Pemerintah Provinsi Riau bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan Klas II Pekanbaru melakukan fogging atau pengasapan di seluruh area asrama.

“Kami melakukan pembersihan asrama haji supaya tidak ada nyamuk, kecoa dan lalat,” kata Kepala Sekretariat Asrama Haji Riau, Rudi Hartono, Rabu (3/7/2019).

Tampak belasan petugas pada Rabu pagi melakukan pengasapan atau fogging di seluruh area asrama.


Proses fogging telah dilakukan dua kali sejak pekan lalu. Tujuannya untuk memutus mata rantai nyamuk di dua siklus hidupnya. Fogging pertama bertujuan untuk mematikan nyamuk dewasa, fogging kedua untuk mematikan jentik nyamuk.

Selain pengasapan, petugas juga menyemprotkan disinfektan di tempat sampah dan saluran air untuk mematikan lalat dan kecoa yang bisa membawa kuman penyakit.

“Pada tanggal 5 Juli JCH mulai menggunakan asrama haji ini,” kata Rudi.

Ia menambahkan persiapan lain yang sudah dilakukan adalah melakukan simulasi pelayanan JCH. Hal ini perlu dilakukan tahun ini adalah pertama kalinya asrama haji itu dibuka untuk melayani JCH Riau karena pemerintah menyetujui embarkasi antara di Pekanbaru.

Asrama haji tersebut memiliki fasilitas 178 kamar yang bisa menampung 450 orang. Setiap JCH dari Riau akan menginap di asrama haji tersebut sehingga hanya transit di embarkasi Batam untuk berganti pesawat yang akan membawa mereka ke tanah suci.

Sebanyak 445 Jamaah Calon Haji asal Kota Pekanbaru yang tergabung kloter 2, dijadwalkan masuk asrama pada 5 Juli 2019 sekaligus menjadi rombongan pertama yang akan berangkat ke tanah suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Dari embarkasi antara di Riau akan memberangkatkan 5.325 JCH ditambah dengan 34 petugas sehingga total keseluruhan sebanyak 5.359 orang.