Mursini Ungkap Suara PPP Riau Merosot karena Kasus Romy

Mursini Ungkap Suara PPP Riau Merosot karena Kasus Romy

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Riau, Mursini mengaku bahwa partai berlambang kabah tersebut pada Pileg 2019 ini mengalami penurunan jumlah kursi, baik di DPRD Riau maupun di DPRD kabupaten/kota dibanding pada Pileg 2014 silam.

Mursini menjelaskan, pada tahun 2014 lalu PPP berhasil meraih total 41 kursi di DPRD tingkat kabupaten/kota se-Riau, sementara pada tahun 2019 ini hanya bisa diraih PPP sebanyak 33 kursi.

"Untuk di tingkat DPRD Riau pada tahun 2014 PPP berhasil meraih 5 kursi, akan tetapi pada tahun ini hanya 4," kata Mursini, Kamis (23/5/2019).


Bupati Kuansing ini memaparkan, ada banyak faktor yang menjadi penyebab turunnya perolehan suara PPP, salah satunya adalah dualisme di dalam tubuh PPP secara nasional, serta ketua umum PPP Romahurmuziy yang tersangkut kasus Operasi Tangkap Tanggan oleh KPK menjelang Pemilu lalu.

"Hal-hal itu memang sedikit banyak berpengaruh untuk perolehan suara kita. Akan tetapi kita akan berbenah dan akan kita perbaiki ke depan," ungkapnya.

Tak hanya itu, bersamaannya Pileg dan Pilpres juga turut menurunkan suara PPP, sebab PPP selalu dikaitkan dengan negatif campaign yang berkaitan dengan capres tertentu.

"Yang jelas kita akui kita menurun, kita akan perbaiki ke depan," tukasnya.



Tags Kuansing