Diundang Jadi Pembicara di Kolombia, Alfedri Gelar Diskusi dengan LKTL

Diundang Jadi Pembicara di Kolombia, Alfedri Gelar Diskusi dengan LKTL

RIAUMANDIRI.CO, SIAK - Jika tak ada aral melintang, dalam minggu ini Bupati Siak Alfedri akan berangkat ke Bogota Kolombia,  untuk memenuhi undangan menjadi pembicara pada Pertemuan Tahunan  Tropical Forest Alliance (TFA) 2020 yang digelar tanggal 6-9 Mei mendatang.

Dalam forum lingkungan dunia tersebut, Alfedri akan memaparkan kepada delegasi negara-negara dunia, diantaranya para pemimpin global dan regional, tokoh bisnis dan masyarakat sipil, terkait bagaimana kebijakan Pemerintah Kabupaten Siak dalam pemulihan gambut dan pencegahan karhutla.

Selain itu pemimpin Siak itu juga akan mendedahkan strategi pemanfaatan pengelolaan hutan sebagai sumber ekonomi dan objek pariwisata, hingga upaya fasilitasi redistribusi lahan eks HGU lewat pengembangan TORA dengan budidaya tanaman ramah gambut.


Untuk mematangkan persiapan, Alfedri pada Jumat Siang (3/05/2019) bertemu dengan pengurus Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), NGO lingkungan yang tergabung dalam "Sodagho Siak" serta beberapa undangan dari private sector diantaranya April dan Sinar Mas Group, di Kantor Badan Restorasi Gambut (BRG) Jakarta, untuk mendiskusikan persiapan menghadapi pertemuan Aliansi Negara Hutan Tropis Dunia dengan tema "A Forest Positive Future: Accelerating the Decade of Delivery" itu. 

"Terkait dengan rangkaian kegiatan tersebut, Kabupaten Siak dan LTKL mendapatkan kesempatan untuk menjadi narasumber dalam Tropical Forest Alliance (TFA) 2020 Annual Meeting di Bogota, untuk menceritakan kepada peserta forum bagaimana kolaborasi antara pemerintah, kelompok bisnis dan masyarakat untuk bergotong royong upaya mengurangi deforestasi yang didorong oleh komoditas," kata Alfedri. 

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesra yang turut hadir menjelaskan, Bupati Siak akan berbicara mewakili kepala daerah Indonesia dan Negara lainnya se-Asia Tenggara tentang Program Siak Hijau sebagai komitmen Pemerintah Daerah bersama stakeholder di Kabupaten Siak terhadap upaya pelestarian lingkungan.

"Terpilihnya pak Bupati menjadi pembicara di forum internasional tersebut adalah kehormatan untuk Siak Riau dan Indonesia. Beliau di Bogota-Kolombia nantinya akan berbicara bagaimana pola manajemen Program Siak Hijau dari hulu kehilir, kolaborasi pemerintah daerah dan multi pihak dalam upaya pelestarian lingkungan dan pemulihan ekosisten gambut," kata Budhi.

Pemkab Siak dibantu lintas NGO yang tergabung dalam "Sodagho Siak" saat ini, telah menyusun roadmap Siak Hijau sebagai landasan penetapan kebijakan pemerintah dibidang lingkungan hidup, disamping sejumlah regulasi daerah berbasis nilai-nilai pelestarian lingkungan hidup. 

Hal tersebut kata dia menjadi beberapa pertimbangan Pemerintah Kabupaten Siak diundang menjadi pembicara oleh Negara Kolombia dan Tropical Forest Alliance (TFA) sebagai pelaksana.

Forum lingkungan hidup internasional yang digelar dua hari tersebut, bertujuan mempercepat pendekatan yurisdiksi menuju berkelanjutan produksi komoditas. Panitia juga akan menampilkan kebijakan Pemerintah Kabupaten Siak serta keterlibatan Pemerintah Provinsi Riau, LKTL serta dengan mitra lain dalam upaya pelestarian lingkungan dan pemulihan lahan gambut.

Reporter: Darlis Sinatra



Tags Siak