Musrenbang Kecamatan Pucuk Rantau

Bupati Mursini: 2020 Kita Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan Mutu Pendidikan

Bupati Kuansing Mursini (memegang mikrofon) berbicara pada Musrenbang Kecamatan Pucuk Rantau Kuansing.

RIAUMANDIRI.CO, TELUK KUANTAN - Bupati Kuantan Singingi Mursini Senin (11/02/2019) pagi membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Pucuk Rantau.

Mursini memimpin langsung Musrenbang Kecamatan Pucuk Rantau Tahun 2020. Dia mengatakan, Musrenbang sebagai media interaktif bagi segenap pemangku kepentingan di kecamatan untuk mengusulkan program dan kegiatan kecamatan.

"Terhadap seluruh usulan kegiatan Kecamatan Pucuk Rantau 2020, kita akan sesuaikan dengan kapasitas riil kemampuan keuangan daerah, sehingga kita harus memilih program dan kegiatan yang menjadi prioritas, baik di bidang infrastruktur dan perekonomian maupun di bidang pemerintahan dan pembangunan manusia," kata Mursini di hadapan masyarakat Pucuk Rantau.

Camat Pucuk Rantau Herman Susilo dalam ekspos yang disampaikannya, mengatakanKecamatan Pucuk Rantau sebagai kecamatan yang infrastruktur jalannya belum memadai. Banyak yang perlu dibangun demi mensejahterakan masyarakat di segala bidang. 

"Karena infrastruktur jalan menjadi kunci utama kami dalam meningkatkan mutu pendidikan dan perekonomian masyarakat kami," kata Herman Susilo.

Kecamtan Pucuk Rantau mengusulkan enam prioritas lokasi desa pengaspalan jalan demi terlaksananya pembangunan jalan permukiman yaitu; Setiang 12 Km, Sungai Besar 3 Km, Muara Petai 6 Km, Sungai Besar Hilir 1 Km, Perhentian Sungkai 5 Km, dan Muara Tiu Makmur 3 Km. 

"Kemudian untuk pengembangan dan pengelolaan irigasi demi tersedianya pengairan yang memadai, usulan pipanisasi irigasi Sungai Besar 200 M. Dan untuk tersedianya Kantor Pelayanan Kamtibnas, Pucuk Rantau usulkan pembangunan 2 unit Kantor Kepala Desa, yaitu Perhentian Sungkai dan Ibul," kata Herman Susilo.

Selain itu, masyarakat Pucuk Rantau menyampaikan langsung usulan kepada Pemkab Kuansing, di antaranya usulan kegiatan penggemukan sapi untuk program satu orang dua ekor sapi yang sudah terbentuk kelompoknya yang beranggotakan 25 orang. Selanjutnya pembangunan rumah bidan desa yang sudah tidak layak huni. 

Selain itu, masyarakat meminta pengadaan ambulans Puskesmas UPTD Kesehatan Pangkalan, serta penambahaan tenaga guru PNS di sekolah dasar demi meningkatkan mutu pendidikan.

Usulan yang disampaikan Camat dan masyarakat setempat pada Musrenbang kecamatan 2020, mendapat respon langsung oleh Bupati. Dan menjadi catatan prioritas bagi OPD terkait.


Reporter: Suandri


[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar