Hukrim

‘Penumpang Gelap’ APBD 2015 Belum Tersentuh

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau, Hazmi Setiadi

PEKANBARU (HR)-Sejauh ini, apa saja 'penumpang gelap' atau anggaran siluman yang disusupkan dalam APBD Riau 2015, masih belum tersentuh. Badan Anggaran DPRD Riau belum bisa menelusurinya, karena draf APBD Riau 2015 yang sudah diverifikasi Kementerian Dalam Negeri, belum kunjung diterima dari Pemprov Riau.   

"Kita belum bisa berkomentar, karena kita belum lihat drafnya. Sejauh ini Pemprov Riau belum menyerahkan hasil verifikasi dari Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri, red)," ujar anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau, Hazmi Setiadi, Senin (15/12) di Gedung DPRD Riau.

Menurut politisi PAN ini, Banggar sudah meminta Pemprov Riau agar segera menyerahkan draf tersebut. "Namun, sampai saat ini belum juga diserahkan. Ini yang menjadi kendala," terangnya lagi.

Setelah draf hasil verifikasi tersebut diterima, barulah Banggar bisa meneliti kembali hasil verifikasi APBD Riau tersebut. "Setelah diterima, baru kita lihat dan pelajari," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan anggota Banggar lainnya, Aherson. Menurutnya, sejauh ini Banggar memang sudah merencanakan untuk meneliti kembali perbaikan APBD setelah diverifikasi Kemendagri.

"Selanjutnya, akan kita bandingkan, mana saja anggaran yang sudah disahkan Dewan, kemudian mana saja anggaran yang masuk tapi tidak melalui pengesahan dari Dewan. Rencana ini juga sudah saya sampaikan kepada Ketua Banggar," ujarnya.

Ditambahkan Ketua Komisi C DPRD Riau, pihaknya akan langsung bersikap tegas, jika dalam penelusuran nanti, masih menemukan adanya 'penumpang gelap' tersebut. "Kalau ditemukan, langsung dikeluarkan," tegasnya.

Sementara, jika 'penumpang gelap' dalam APBD Riau  itu tetap dipakai Pemprov Riau, persoalan tersebut bisa masuk ke persoalan hukum. "Itu namanya kriminalisasi APBD, tapi saya yakin Pemprov tidak akan berani melakukan itu," ujarnya.

Seperti dirilis sebelumnya, keberadaan 'penumpang gelap' dalam APBD Riau tersebut marak disorot berbagai kalangan. Sebelumnya, Ketua Banggar DPRD Riau Suparman mengakui adanya 'penumpang gelap' tersebut. Jumlahnya juga cukup fantastis, yakni mencapai ratusan miliar rupiah. Namun saat ini, anggaran siluman itu sudah dihapus, sehingga bisa dikatakan APBD Riau 2015 sudah aman.

Namun perihal adanya anggaran siluman itu, sempat dibantah Plt Gubri Arsyadjulianci Rachman. Meski ada bantahan dari Plt Gubri, namun Banggar DPRD Riau memastikan akan tetap melakukan penelusuran untuk memastikan keabsahan anggaran daerah tersebut. (rud)


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar