Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi, Kajati: Kita Bismillah, Saya Sendiri Pun Bismillah

Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi, Kajati: Kita Bismillah, Saya Sendiri Pun Bismillah

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Pihak Kejaksaan di Riau berkomitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Korps Adhyaksa berjanji memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, dan memastikan zero pelanggaran dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Komitmen itu dituangkan dalam sebuah pakta integritas yang ditandatangani Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Uung Abdul Syakur, Wakil Kajati (Wakajati) Riau, Mia Amiati, dan seluruh asisten, Kepala Bagian Tata Usaha dan koordinator Kejati Riau. Selain itu, seluruh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Riau juga melakukan hal yang sama.

"Di awal tahun 2019 ini, kita memulai dengan zona integritas. Saya berharap dan mewajibkan kepada semua Jaksa dan semua pegawai dalam lingkungan atau wilayah Kajati Riau untuk membangun zona WBK dan WBBM," ujar Kajati Riau usai memimpin apel penandatanganan pakta integritas, Kamis (17/1/2019).


Menurut Kajati, zona integritas diwajibkan untuk berkomitmen mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

"Sengaja saya apelkan di sini. Mudah-mudahan semuanya terketuk hatinya untuk melakukan perubahan," sebut Kajati.

Adapun reformasi birokrasi, kata Kajati, meliputi enam area perubahan. Yakni manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen, penguatan akuntabilitas kinerja, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Untuk mewujudkan hal itu, sejumlah langkah telah disiapkan.

"Yang pada intinya kita sekarang difokuskan kepada pelayanan kepada masyarakat. Kita ini diharapkan untuk dapat hadir di tengah-tengah masyarakat," jelas dia.

"Jangan sampai ada diskriminasi, kriminalisasi, dan tebang pilih. Kita harus profesional untuk ke luar. Ke dalam pun demikian, melaksanakan tugas dengan zero toleransi untuk hal-hal yang melanggar," sambungnya memaparkan.

Dirinya berharap, hal itu dapat terwujud dan terlaksana dengan baik. Tentunya harus didukung oleh semua komponen yang ada di Kejaksaan. "Saya yakin paham semua. Kita Bismillah. Saya sendiri pun, Bismillah. Insyaallah," yakin Kajati Riau Uung Abdul Syakur.


Reporter: Dodi Ferdian