Pekanbaru

Meriah, Malam Anugerah COMA FIKOM UIR, Dr Abdul Aziz Dosen Terfavorit 2018

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Malam puncak anugerah Communication Award (COMA) 2.0 Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Islam Riau berlangsung meriah. Wakil Rektor Bidang Akademik Dr H Syafhendry memberi apresiasi luar biasa atas kreatifitas mahasiswa FIkom. Sementara Dr Abdul Aziz terpilih sebagai dosen terfavorit 2018 pilihan civitas akademika FIKOM.

''Ini malam anugerah yang sangat luar biasa. Saya salut atas kreatifitas mahasiswa FIKOM karena mampu mengemas paket acara secara profesional,'' kata Syafhendry memberi sambutan atas nama Rektor UIR di malam Anugerah COMA di Gedung Teater Idrus Tintin Purna MTQ Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru pada Rabu (5/12/2018) malam.

Malam anugerah COMA diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Dekan FIKOM Dr Abdul Aziz. Potongan tumpeng itu lalu diberikan kepada Wakil Rektor I Dr Syafhendry, Wakil Rektor III Ir Rosyadi dan Sekretaris YLPI Riau Sudarno Hasan untuk menandai sembilan tahun hari jadi Fakultas Ilmu Komunikasi. 

Menurut Abdul aziz, di usia relatif muda telah banyak capaian yang diraih FIKOM, dan ia merasa bangga atas raihan prestasi itu. Beberapa diantaranya diurai Aziz satu persatu. ''Salah satunya talkshow Mata Najwa yang disiarkan Metro TV dari Kampus UIR. Beberapa tamatan FIKOM juga ada yang bekerja di station televisi nasional,'' kata Abdul Aziz.

Aktivitas dan kreatifitas mahasiswa FIKOM, lanjutnya, sudah mampu menunjukkan eksistensi Fakultas Ilmu Komunikasi tidak saja di UIR dan daerah akan tetapi di tingkat nasional.

''Saya berharap, ke depan prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan,'' himbaunya. Dengan jumlah mahasiswa 1000 orang, Aziz optimis Fakultas Ilmu Komunikasi akan terus berkembang.

Syafhendry juga memuji keberhasilan FIKOM di usia sembilan tahun. Selain menyampaikan tahniah atas miladnya, ia pun berharap Fakultas Ilmu Komunikasi makin jaya dan maju. Dapat memberi warna tersendiri bagi pengembangan Universitas Islam Riau ke depan. Ia menilai kemajuan FIKOM cukuyp signifikan dan luar biasa. Prestasi demi prestasi diraih FIKOM sehingga fakultas ini mampu duduk sama rendah dan tegak sama tinggi dengan fakultas-fakultas lain. 

''Apalagi yang kita saksikan malam ini. Luar biasa penampilannya. Sudah bisa menyaingi sendratasik UIR bahkan mungkin lebih. Saya berharap COMA semakin berkembang, semakin kreatif dan inovatif. Bila perlu ruang lingkupnya tak hanya bersifat internal tapi merambah ke eksternal. Bila perlu sampai ke nasional,'' tegas Syafhendry.

Malam Anugerah COMA diwarnai dengan penampilan tari-tari daerah dan musikalisasi kreatifitas mahasiswa FIKOM. Juga guess start Kumbang Biru Polkadot asal Kota Pekanbaru. Dan, yang tak kalah serunya pemberian penghargaan kepada mahasiswa dan dosen berprestasi pilihan Civitas Akademika FIKOM.


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar