Bahas Anggaran Kampanye, Tim Jokowi Rapat Perdana dengan Erick Thohir

Bahas Anggaran Kampanye, Tim Jokowi Rapat Perdana dengan Erick Thohir

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin menggelar rapat perdana bersama dengan Ketua TKN Erick Thohir di Gedung High End, Jakarta, Rabu (12/9).

Wakil Sekretaris TKN Raja Juli Antoni mengatakan rapat akan membahas sejumlah hal teknis, mulai dari strategi pemenangan hingga anggaran kampanye TKN Jokowi-Maruf di Pilpres 2019.

"Hari ini rapat pertama TKN Jokowi-Maruf. Untuk pertama kalinya akan dihadiri Pak Erick Thohir," ujar Antoni.


Antoni mengatakan, sebelum rapat inti dimulai, tim Command and Control Room (CCR) yang terdiri dari Sekjen parpol koalisi bakal memberikan penjelasan mengenai hal yang sudah dan belum dilakukan oleh TKN Jokowi-Maruf sebelum Erick bergabung.

Ia berkata CCR sudah membuat grand strategi untuk melihat hal yang dilakukan oleh kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Kami melaporkan dahulu dan mengupdate beliau tentang apa yang sudah dikerjakan, sedang berproses, dan apa yang belum dikerjakan," ujarnya.

Setelah hal itu dilakukan, Antoni mengatakan Erick akan memberikan arahan kepada TKN mengenai strategi yang akan dilakukan untuk pemenangan Jokowi-Ma'ruf.

"Selanjutnya kami akan rapat gabungan bersama 11 direktur dan wakil direktorat untuk mempresentasikan program mereka, berikut program aktivitas, target, outcome, output, penanggungjawab, sampai ke budget yang diperlukan untuk mengekesekusi program itu," ujar Antoni.

Lebih lanjut, Antoni juga menyampaikan pihaknya bakal membahas pembentukan Tim Kampanye Daerah bersama Erick. Ia mengaku TKD harus segera dibentuk sebelum tanggal 19 September 2018 agar pasangan Jokowi-Ma'ruf bisa berkampanye di daerah.

Sejauh ini, ia mengaku daftar anggota TKD Jokowi-Maruf belum selesai disusun. Namun, ia memastikan hal itu akan selesai susai dengan rencana.

"Kalau kami tidak membuat TKD maka tidak boleh ada kampanye di daerah itu. Jadi ini sangat krusial kami terus bergerak, terutama di leading oleh partai-partai yang selama ini sudah memiliki kekuatan di parlemen," ujarnya.

Terkait dengan TKD juga, ia belum dapat memastikan berapa banyak gubernur yang akan terlibat. Ia hanya menegaskan TKN Jokowi-Maruf tidak pernah melakukan pembajakan terhadap gubernur yang merupakan kader dari parpol oposisi TKN Jokowi-Maruf.

"TKN Jokowi-Maruf tidak pernah bajak membajak kader lain. Yang kami lakukan adalah komunikasi politik dan kami berterima kasih kepada pemimpin-pemimpin daerah yang melihat memang Pak Jokowi dan Kiai Maruf ini adalah pemimpin yang baik, menjalankan amanah rakyat sehingga banyak kader partai lain yang mengekspresikan dukungannya kepada Pak Jokowi," ujar Antoni.