Alhamdulillah, 447 Jamaah Haji Kloter Pertama Riau Tiba di Batam

Alhamdulillah, 447 Jamaah Haji Kloter Pertama Riau Tiba di Batam

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Sebanyak 447 jamaah haji kloter pertama Provinsi Riau atau kloter 2 Debarkasi Batam asal Kota Pekanbaru tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (29/8/2018), pukul 09.00 WIB.

"Alhamdulillah dan puji syukur karena proses pemulangan jamaah haji kloter 2 berjalan lancar hingga ke Debarkasi Batam dan diharapkan  pemulangan jamaah ke daerah asal juga berjalan lancar," kata Kepala Kanwil Kemenag Riau Ahmad Supardi dalam keterangannya dari Batam, Rabu.

Kedatangan 447 jamaah haji asal Kota Pekanbaru disambut langsung oleh Kakanwil Kemenag Riau Supardi dan sejumlah pejabat pemerintah daerah itu.


Ia mengatakan jamaah haji kloter 2 asal Kota Pekanbaru sudah tiba dengan selamat. Jumlah mereka berkurang satu orang karena wafat di Mekkah sehari sebelum kepulangan ke Tanah Air.

Seperti dilaporkan Ketua PPIH melalui Kabid Penerimaan Jamaah Erizal, katanya, kloter 2 Embarkasi Batam sekaligus merupakan kloter kedua Debarkasi Batam.

"Meski mengalami keterlambatan beberapa menit, proses kedatangan jamaah haji asal Kota Pekanbaru ke Tanah Air berjalan lancar dan kami berharap terus lancar hingga tuntas musim haji. Dan terima kasih kepada semua pihak yang terkait sehingga prosea pemberangkatan dan pemulangan jamaah BTH berjalan lancar," katanya.

Kepala Kantor Kemenag Pekanbaru Edwar S Umar mengatakan dengan kembalinya jamaah haji, khususnya dari Pekanbaru, mereka selanjutnya diharapkan menjadi pelopor pembangunan keagamaan di Kota Pekanbaru.

"Jamaah yang sudah berhaji hendaknya dapat menjadi pelopor keagamaan di masyarakat," katanya.

Berdasarkan laporan Ketua Kloter 2 BTH, N. Khofifi, jumlah anggota jamaah kloter 2 saat berangkat 448 orang dan setelah pulang 447 orang karena seorang meninggal dunia, yakni Suhartina, sedangkan dua orang tanazul masuk asal Kloter 19 Embarkasi Batam, yaitu Bupati Bintan dan istri.

"Menjelang kepulangan kita ke Tanah Air, satu orang jamaah kita tiba-tiba sakit dan dilarikan ke rumah sakit. Saat di tengah perjalanan ke Bandara Jeddah kami peroleh informasi jamaah yang sakit tersebut meninggal," katanya.