Ekonomi

Ketua DPRD Riau Minta Pertamina Gandeng Daerah Kelola Blok Rokan

Ketua DPRD Riau, Septina Primawati.

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Pemerintah telah menetapkan PT Pertamina (Persero) sebagai operator Blok Minyak dan Gas (Migas) Rokan dari 2021 sampai 2041. Diharapkan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat menggandeng daerah mengelola sumur minyak terbesar di Indonesia itu.

Ketua DPRD Riau, Septina Primawati, mengapresiasi keputusan pemerintah memberikan kesempatan kepada Pertamina untuk mengelola Blok Rokan, termasuk terkait teknis pengelolaannya. 

"Saya kira sudah waktunya pengelolaan dipercayakan dan diberikan kepada PT Pertamina. Terlepas setelah itu apakah Pertamina akan melakukan kerjasama dengan pihak lain atau tidak, hal itu tergantung kebutuhan dalam pengelolaannya nanti," ungkap Septina, Kamis (2/8/2018).

Meski begitu, politisi wanita Partai Golongan Karya (Golkar) itu berharap Pertamina melibatkan pemerintah daerah (Pemda) Riau dalam pengelolaannya. Hal itu mengingat lokasi Blok Rokan berada di Provinsi Riau. 

"Tentu saya berharap pengelolaannya melibatkan daerah secara proporsional sesuai dengan semangat otonomi daerah yang sudah menjadi komitmen kita bersama," lanjut legislator asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) itu.

"Dan yang paling terpenting lagi adalah semoga keputusan pemerintah ini membawa kemaslahatan yang sebesar-besarnya bagi Riau," sambungnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan, pemerintah menetapkan pengelola Blok Rokan mulai 2021 selama 20 tahun ke depan akan diberikan kepada Pertamina."
"Alhamdulillah, selamat kepada Pertamina yang telah diberi amanat ke pemerintah untuk mengelola Blok Rokan dari 2021 sampai 2041," sebut Arcandra baru-baru ini.

Menurut Arcandra, setelah diserahkan ke Pertamina mulai 2021, perusahaan tersebut akan berbagi hak partisipasi atau PI ke BUMD dengan porsi 10 persen. "Untuk ke depannya selain diserahkan Pertamina, 10 persennya diserahkan hak partisipasi BUMD yang ditunjuk," tutur Arcandra.

Blok Rokan merupakan produsen minyak terbesar di Indonesia dengan cadangan 500 juta sampai 1,5 miliar barel setara minyak, berdasarkan catatan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) produksi minyak siap jual Rokan selama semester pertama 2018 sebesar 771 ribu barel per hari, porsi produksi Rokan mencapai mencapai 207.148 barel.


Reporter: Dodi Ferdian


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar