Riau

Warga Balam 'Makan Debu' Akibat Tanah Merah Berserakan di Jalan

Salah satu lokasi well milik chevron di Balam KM 17 Bangko Bakti, terlihat kendaraan kontraktor chevron keluar dari lokasi dengan membawa tanah merah yang berserakan di jalan lintas (Foto: Jhoni)
BANGKOBAKTI (RIAUMANDIRI.co) - Warga Balam KM 12 Kepenghuluan Bangko Bakti Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir 'makan debu' akibat tanah merah berserakan di Jalan Lintas Sumatera. 
 
Serakan tumpahan tumpahan tanah merah tersebut berasal dari tanah lokasi atau well milik Chevron, yang dibawa oleh kendaraan dan Kontraktor Chevron. Hal itu diungkapkan Ketua LPM Bangko Bakti, Isap.
 
"Tanah merah yang berserakan di jalan ini gara-gara kendaraan chevron maupun kendaraan kontraktor chevron,"kata Isap kepada riaumandiri.co, Jumat(14/10).
 
Isap menuturkan, setiap musim hujan jalan lintas sumatera ini pasti dipenuhi dengan serakan tanah merah yang berasal dari lokasi atau well milik chevron. Pasalnya, tanah itu lembek kemudian lengket di kendaraan. 
 
Ketika melintasi jalan, tentu yang lengket jatuh ke aspal. Apalagi, disetiap lokasi well milik chevron tidak ada bantalan atau kerikil maupun semprotan kendaraan untuk membersihkan kendaraan sebelum melintasi jalan raya.
 
Sehingga saat musim panas tanah merah yang lengket keaspal kering, yang akhirnya menjadi debu
 
"Kalau sudah kering, warga disini pasti menghirup udara kotor atau "makan debu," terang isap
 
Oleh karena itu kata isap, pihaknya mendesak chevron maupun kontraktor chevron yang bekerja di Balam, harus bertanggung jawab
 
"Mereka harus bersihkan,"ujar isap
 
Pantauan riaumandiri.co, tumpahan tanah merah terlihat di sepanjang jalan lintas Balam KM 12-17 yang berasal dari jejak roda kendaraan, terlebih di persimpangan masuk lokasi well. Di sejumlah lokasi atau well milik chevron tanah merah langsung berbatasan dengan aspal. (jhoni)
 
Selengkapnya di Koran Haluan Riau edisi 15 Oktober 2016
 
Editor: Nandra F Piliang


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar