Pencanangan Kesatuan PKK-KB Kesehatan Tingkat Kabupaten Siak

Bupati Apresiasi TP

Bupati Apresiasi TP

SIAK (HR)- Bupati Siak Syamsuar membuka pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan tingkat Kabupaten Siak tahun 2015 di Kampung Simpang Perak Jaya,  Kecamatan Kerinci Kanan, Jumat (9/10).

Dijelaskan Bupati Syamsuar, berbagai program pembangunan terus dilaksanakan pemerintah, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam melaksanakan program pembangunan tersebut, Pemerintah memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh pihak dan lapisan masyarakat.
Adanya peran aktif masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti Tim Penggerak PKK, menjadi modal keberhasilan pembangunan tersebut.

Untuk itu, Pemerintah memberikan apresiasi atas peran aktif TP PKK, yang selama ini telah memberikan kontribusi positif terhadap keberhasilan pembangunan suatu daerah. Untuk mendukung peran strategis yang dijalankan PKK tersebut, Pemerintah daerah Kabupaten Siak memberikan dukungan dalam bentuk pendanaan. Sehingga TP PKK bisa melaksanakan kegiatan mulai dari tingkat kampung, kecamatan, hingga kabupaten. Hal ini dilakukan, agar 10 program pokok yang diusung PKK secara nasional dapat berjalan dengan baik.

"Berbagai kegiatan yang dilakukan tersebut, diharapkan mendapatkan dukungan dan akses sinergi lintas sektoral yang ada di setiap tingkatan daerah. TP PKK Desa misalnya, dapat bekerja sama dengan bidan Desa, petugas lapangan KB, penyuluh pertanian, serta seluruh institusi yang ada di tingkat desa," kata Syamsuar.
"Kita berharap, TP PKK dapat memberikan andil dalam menekan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) Kabupaten Siak yang saat ini mencapai angka 4,73 persen dan Angka Kelahiran Total sebesar 2,91 berdasarkan data SUSENAS 2013," jelas Syamsuar.
Data tersebut menunjukkan betapa pentingnya program Keluarga Berencana bagi seluruh keluarga di Kabupaten Siak. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah meningkatkan pemakaian alat kontrasepsi, jenis Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD, Implant, MOW dan MOP. Saat ini jumlah peserta KB MKJP di Kabupaten Siak hanya mencapai angka 7,10 persen dari total peserta KB Aktif 74,1 persen.

Rendahnya peserta KB MKJP ini tidak hanya menjadi persoalan yang terjadi di Kabupaten Siak, tetapi juga menjadi perhatian ditingkat propinsi dan nasional. Untuk meningkatkan pencapaian peserta KB MKJP tersebut, dibutuhkan peran aktif dari seluruh petugas lapangan KB, kader PKK, kader institusi masyarakat pedesaan, kader-kader kesehatan serta petugas lainnya agar selalu bekerjasama untuk memberikan motivasi kepada masyarakat, khususnya kepada masyarakat kurang mampu.  
Sementara itu Kepala BP3AKB Kabupaten Siak Arfan Usman menyebutkan, kegiatan ini juga melayani pengobatan gratis dari dokter spesialis anak, penyakit dalam, dokter kandungan. Kegiatan dilanjutkan kegiatan donor darah oleh PMI Kabupaten Siak, pemeriksaan papsmear oleh BKKBN Provinsi Riau bekerjasama dengan YKI Prov Riau.
"Selain itu pelayanan alat atau obat kontrasepsi dengan calon akseptor yang akan dilayani IUD 27 akseptor, implant 62, dan suntik 260 akseptor," pungkasnya. (adv/humas)