Kemarau Panjang

Dinas akan Tambah Debit Air Irigasi

Ilustrasi

SIAK (HR) - Kurangnya curah hujan di wilayah kabupaten Siak membuat para petani padi kesulitan menggarap lahannya, khususnya bagi petani padi lahan tadah hujan. Melihat kondisi ini, Dinas Holtikultural dan Tanaman Pangan Kabupaten Siak mengambil langkah guna menambah debit air irigasi.

Kini Dinas sedang melakukan penelitian dan survey terhadap air Sungai Siak. Dicari waktu kapan air bisa dinaikkan dan layak untuk menghidupi tanaman padi, sehingga dalam kondisi curah hujan seperti saat ini petani tetap bisa tanam.

"Petani tetap bisa tanam, mungkin waktunya agak bergeser. Sekarang sudah musim menyemai benih, kalau ada hujan satu atau dua kali mungkin sudah bisa menanam. Selain itu, kami juga sudah melakukan survei terhadap air Sungai Siak, kapan waktu air sungai bisa dipompa dan layak untuk pengairan padi," kata Kadis Holtikultural dan Tanaman Pangan Kabupaten Siak Rubiati, Senin (21/9), di gedung DPRD Siak.

Menurut Rubiati, kemarau yang terjadi juga memiliki dampak positif bagi lahan sawah. Mata rantai hama terputus karena hama mati saat lahan kekeringan, sehingga saat musim tanam padi bisa tumbuh subur dan hasilnya lebih baik.

"Tahun kemarin juga terkendala kemarau, namun petani tetap bisa tanam, produksi malah meningkat," pungkas Rubiati. (lam)


[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar