Plt Gubri SF Hariyanto: tak Orang Ketiga yang Mengatur Kadis

Plt Gubri SF Hariyanto: tak Orang Ketiga yang Mengatur Kadis

Riaumandiri.co - Setelah ditunjuk langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sebagai Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, langsung memimpin rapat koordinasi bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjaga kondusifitas di jajaran Pemerintah Provinsi Riau, pasca ditetapkannya Gubernur Riau Abdul Wahid sebagai tersangka kasus pemerasan di Dinas PUPR PKP, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Pada kesempatan tersebut Plt Gubri menegaskan bahwa seluruh kepala OPD dan Aparatur Sipil Negara untuk bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. SF Hariyanto dengan tegas mengatakan ia tidak ingin mendengar ada OPD yang tidak berjalan, dan diatur oleh pejabat di eselon III dan IV. 



“Tadi kami sudah rapat dengan seluruh kepala OPD, dan ASN untuk tetap bekerja sesuai tupoksi, saya minta OPD tidak ada yang bermasalah. Saya akan tegas kepada seluruh OPD pasca keluarnya tugas dari Mendagri, saya mengatakan tegas bahwa saya tidak mau kepala dinas menjadi orang nomor dua, tapi kepala dinas nomor satu,” ujar Plt Gubri SF Hariyanto.


SF Hariyanto kembali menegaskan bahwa ia telah mendengar adanya pihak ketiga yang mengatur kepala dinas. Bahkan pejabat di eselon IV lebih berkuasa dari kepala dinas, begitu juga dengan masuknya pihak ketiga yang mengatur kegiatan di OPD. SF dengan tegas bakal copot pegawai yang suka mengatur yang tidak sesuai dengan tupoksi dan aturan yang berlaku. 


“Kami semua ini satu tidak ada matahari-matahari tapi semuanya, kami tidak mengenal tim sukses tim ini tim ini. Semua tanggungjawab kadis saya tidak mau ada pihak ketiga yang mengatur kadis, semua merenteng kebawah, tidak ada eselon 4 mengatur kadis. Kalau saya dengar saya copot, semua ada pada kadis. Tidak ada kara kata japrem, kami sepakat tidak ada tim a tim, tim b atau tim c,” tegas SF Hariyanto. 


Sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh Sekjen Mendagri kepada dirinya, SF mengatakan jangan sampai ada kegaiatan yang tidak berjalan. Seluruh OPD jangan takut dengan kondisi yang baru saja dialami Provinsi Riau. 


“Rangkul semua jaga tetap kondusif jangan ada pincang harus dilaksanakan semua, jangan takut jabatan di copot bekerja dengan benar kondisi kita seperti ini, keuangan kita seperti ini. Jaga integritas kepala dinas jangan mau diatur oleh pihak ketiga,” tegas SF lagi. 



Berita Lainnya