DPRD Riau Desak Pemprov Bentuk Tim Selamatkan PT PIR

DPRD Riau Desak Pemprov Bentuk Tim Selamatkan PT PIR

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau menegaskan perlunya langkah cepat dari pemerintah daerah dalam menanggulangi krisis korporasi PT Pengembang Investasi Riau (PIR). Sejumlah laporan menunjukkan bahwa perusahaan ini menempatkan dirinya di ambang kebangkrutan, namun potensi sumber daya alam dan infrastruktur yang dimiliki oleh PIR tetap dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan ekonomi provinsi. Oleh karena itu, pembentukan tim penyelamat atau Satgas Penyelamatan PIR diharapkan dapat memulihkan kondisi keuangan dan operasional perusahaan tersebut.

"Kondisi PT PIR sekarang memang kritis. Tetapi, perusahaan ini sebenarnya masih punya potensi, apalagi Pemprov Riau sudah berinvestasi cukup banyak dengan perusahaan tersebut," ucap si Abdullah, anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau.

"Masalah hukum dengan PT RAL dan Bank Muamalat, masalah keuangan dan lain sebagainya, nanti kita minta agar Satgas ini bisa membantu dalam hal itu," ucap si Abdullah.


Dari sudut pandang hukum, PT PIR terlibat dalam sejumlah sengketa dengan perusahaan lain, seperti PT Riau Airlines (RAL) dan Bank Muamalat. Selain itu, terdapat isu-isu keuangan terkait transaksi perdagangan batubara yang memerlukan penyelesaian cepat. Satgas penyelamatan diharapkan dapat menyediakan mekanisme mediasi dan koordinasi antara pihak-pihak yang berkepentingan, sekaligus mengarahkan perusahaan menuju kepatuhan peraturan yang berlaku.

"Masa lalunya harus clear dulu, beres dulu. Baru kemudian diperbaiki hal-hal yang diperlukan untuk kedepannya," ucap si Abdullah.

Menurut Abdullah, langkah pertama dalam proses penyelamatan adalah menyelesaikan semua masalah hukum yang menumpuk. Setelah status hukum menjadi jelas, tim dapat fokus pada penyusunan rencana keuangan yang kuat, termasuk restrukturisasi utang dan perbaikan manajemen keuangan. Hal ini diharapkan akan memberikan pondasi yang kokoh bagi perusahaan untuk mengembalikan likuiditas dan melanjutkan operasi bisnisnya.

Perlu ditekankan bahwa PT PIR memiliki peran strategis dalam ekonomi Riau, terutama dalam sektor energi dan infrastruktur. Dengan sumber daya yang dimilikinya, perusahaan tersebut dapat menjadi motor penggerak pembangunan regional. Jika berhasil diselamatkan, potensi sinergi antara PIR dengan proyek-proyek publik dan swasta lainnya dapat memperkuat jaringan industri dan menciptakan lapangan kerja baru.

Peran pemprov Riau juga menjadi kunci dalam proses ini. Sejumlah dana yang telah disalurkan kepada PIR menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas perusahaan penting bagi kesejahteraan masyarakat. Penyusunan kebijakan yang transparan dan akuntabel akan memupuk kepercayaan publik serta mendorong investasi tambahan ke sektor yang berkelanjutan.

Di tengah dinamika ini, semua pihak—termasuk regulator, sektor swasta, dan masyarakat—diharapkan dapat bersinergi untuk memastikan penyelesaian masalah secara adil dan efektif. Dengan kerangka kerja yang terstruktur dan komitmen kuat, PT PIR berpeluang untuk kembali menjadi pemain utama dalam perekonomian Provinsi Riau.

(MG/FRA)



Tags Ekonomi

Berita Lainnya