Muhammadiyah Gelar Silaturahmi Syawal Tingkatkan Solidaritas

Muhammadiyah Gelar Silaturahmi Syawal Tingkatkan Solidaritas

Riaumandiri.co - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru gelar silaturahmi Syawal tingkatkan persatuan dan solidaritas antar anggota Muhammadiyah, acara tersebut digelar di aula Kampus Universitas Muhammadiyah Riau, Sabtu (21/4).

Acara ini dihadiri anggota Muhammadiyah dari berbagai tingkatan hadir untuk saling berbagi kebahagiaan setelah bulan Ramadhan. Selain itu, acara ini juga menjadi momen yang tepat bagi para anggota untuk saling berbagi pengalaman, pemikiran, dan gagasan guna memperkuat organisasi dan memperluas pengaruh positifnya dalam masyarakat.

Ketua PDM Kota Pekanbaru Jabarullah mengatakan, bulan Syawal ini menjadi momentum untuk saling meminta maaf bagi para umat muslim khususnya bagi para kader Muhammadiyah.


"Bulan Syawal ini diartikan sebagai bulan kemenangan bagi kita semua, di bulan ini kita mendapatkan kemenangan semuanya begitu juga dengan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) untuk meningkatkan kemenangan dibulan syawal dan untuk selanjutnya. Kemenangan dari segala hal mulai dari anak didiknya, karyawan, guru tentunya kepala sekolah sebagai pimpinannya," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jabar turut mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan agenda pada hari ini, terutama kepada Universitas Muhammadiyah Riau. "Terimakasih kepada UMRI yang telah memberikan tempat atau fasilitas untuk kegiatan syawal yang di taja oleh PDM Kota Pekanbaru. Kita mendorong kepada AUM sekota pekanbaru untuk memajukan umri secara bersama," sebutnya.

Wakil Rektor II UMRI, Dr. Rasyad Zein yang juga berkesempatan menyampaikan kata sambutan menyampaikan dalam kesempatan yang sama umri akan membangun Aula untuk kapasitas 2000 orang.

"Ini semua berkat harmonisnya antara PDM Pekanbaru dengan UMRI, kami dari pimpinan UMRI menyampaikan bahwasanya untuk fakultas kedokteran. Dan hari ini pimpinan UMRI akan memgadakan rapat untuk membahas hal tersebut,"  paparnya.

Rasyad Zein menambahkan kedepannya, UMRI akan menambah lagi fakultas untuk meningkatkan sumber daya manusia di Riau.

"Kami juga akan membangun prodi bisnis digital dimana hari ini dibutuhkan oleh masyarakat. Umri akan mensupport kegiatan persyarikatan muhammadiyah dari tingkat pimpinan mulai ranting sampai pimpinan untuk dibuat di lingkungan UMRI", Tutupnya.

Kegiatan Syawal ini diisi dengan nasehat agama yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau Dr. Hendri Sayuti.

Dalam nasehatnya Hendri Sayuti mengatakan persatuan yang terjadi diantara kluarga persyarikatan adalan karena sistem yang dibangun, "Kita bersatu karena sistem yang sudah dibangun", ujarnya.

Dalam syawalan ini lebih banyak refleksi, Muhammadiyah harus lebih cerdas dalam meningkatkan Medan dakwahnya, hari ini kita harus betul-betul serius. Dalam membenahi sistem dakwah, kemudian apakah duduknya istirahat saya sampaikan di forum Muhammadiyah tetapi ternyata karena mereka menguasai dakwah digital Alhamdulillah mereka mendapatkan tempat di tengah masyarakat.

Dalam moment Syawalan ini, Hendri Sayuti menghimbau kepada peserta untuk menjaga kesadaran kolektif.  "Dakwah irama dan karakter ini, betul-betul menjadi perhatian bagi Muhammadiyah kota Pekanbaru, bukan hanya militan tetapi bertanggung jawab dengan sikap militan kita, kembalilah untuk mengkaji dan kembali ke khittoh manhaj pergerakan kita," sebutnya.

Mengutip dari Ustadz Ahmad Hidayat, Hendri Sayuti mengatakan keberadaan Muhammadiyah tidak diukur dengan berapa banyak jumlah jamaah akan tetapi seberapa besar keberadaaan Muhammadiyah ini dapat dirasakan ditengah tengah masyarakat , syiar harus tetap dilaksanakan namun jangan sampai mengurangi substansi jiwa persyarikatan,"  katanya.

Kedepannya Hendri mengatakan tantangan akan semakin berat, melalui Syawal ini saya mengajak sudah datang masanya bagi kita untuk spiritualitas organisasi, segala sesuatu kita serahkan tujuannya kepada Allah SWT.

"Kalau kita bermuhammmadiyah karena ada sesuatu karena ada kepentingan pribadi dan tidak didasari dengan kekuatan hati yang tulus dan ikhlas maka tidak ada hal lain yang didapatkan selain rasa kecewa," katanya.