Deklarasi Calon Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar Layak Pimpin PWI Riau 2023-2028

Deklarasi Calon Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar Layak Pimpin PWI Riau 2023-2028

Riaumandiri.co - Perkembangan media massa di Riau semakin maju seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi yang pesat. Sebagai salah satu organisasi pers terbesar di Indonesia, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau memiliki peran penting dalam membina dan mengawal kebebasan pers serta menjaga profesionalisme jurnalis di daerah ini.

Dalam proses pemilihan calon Ketua PWI Riau yang akan datang, ada sejumlah tokoh dan figur muncul untuk berkompetisi dalam memimpin organisasi ini ke depan. Salah satu calon yang menonjol adalah Raja Isyam Azwar, seorang wartawan senior yang memiliki pengalaman yang luas dalam bidang jurnalistik.

Raja Isyam Azwar telah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik di Riau selama lebih dari 20 tahun. Selama ini, ia telah menyumbangkan ide-idenya yang inovatif dalam pengembangan media massa di Riau. Pengalamannya dalam memimpin beberapa media lokal di Riau, seperti sebagai Pemimpin Redaksi yang sukses di salah satu media terkemuka di provinsi ini, membuatnya memiliki pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan dan tantangan media massa di Riau.


Selain pengalaman dan pemahaman yang luas mengenai dunia jurnalistik, Raja Isyam Azwar juga dikenal sebagai sosok yang memiliki integritas tinggi dan berkomitmen untuk menjunjung tinggi etika jurnalistik. Selama bertahun-tahun, ia telah membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak terkait, seperti pemerintah, kepolisian, dunia bisnis, dan masyarakat umum. Hal ini membuktikan kemampuannya dalam menjalin kerjasama yang harmonis dan konstruktif demi kemajuan pers di Riau.

Tidak hanya itu, Raja Isyam Azwar juga terbukti luwes dalam beradaptasi dengan perubahan dunia jurnalistik yang cepat. Ia memiliki pemahaman yang baik tentang penggunaan teknologi informasi dan media sosial sebagai alat untuk menyampaikan informasi secara cepat dan efektif kepada masyarakat. Hal ini sangat penting mengingat kemajuan teknologi yang semakin pesat dan kebutuhan media massa untuk terus berinovasi dalam menyebarkan informasi.

Dengan segala pengalaman, kemampuan, dan komitmen yang dimiliki, Raja Isyam Azwar pantas dan layak untuk dipilih sebagai Ketua PWI Riau ke depan. Ia memiliki visi yang jelas dalam meningkatkan kualitas jurnalis di Riau, melindungi kebebasan pers, serta berperan aktif dalam mengawal dan mengkritisi kinerja pemerintah setempat.

Dalam deklarasinya sebagai calon Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar juga berkomitmen untuk memperkuat hubungan antar anggota PWI Riau serta membangun sinergi dengan organisasi pers lainnya di Riau guna mencapai tujuan bersama dalam pembangunan media massa yang lebih baik. Ia berkomitmen akan terus melanjutkan visi misi Zulmansyah Sekedang dengan semangat yang sama: Menjadikan PWI Riau Hebat, Wartawan Kompeten.


Kata Hebat adalah akronim dari

Pertama, huruf H. Kami mengartikan: ’’Harus UKW (Uji Kompetensi Wartawan) semua wartawan yang tergabung di PWI Riau’’.

Kedua, huruf E dari kata HEBAT berarti: ‘’Ekonomi wartawan diperhatikan dan diperjuangkan untuk ditingkatkan’’. Seluruh anggota PWI sudah memahmi bahwa berdasarkan Peraturan Dasar (PD) PWI Pasal 5 ayat 1 poin F tegas disebutkan: Organisasi PWI memperjuangkan kesejahteraan wartawan. Meski sudah ditegaskan dalam PD-PWI, soal kesejahteraan wartawan itu merupakan sesuatu yang sangat sulit untuk diwujudkan. Buktinya, sampai kini masih banyak wartawan yang tergabung dalam PWI Riau jauh dari status sejahtera

Berikutnya yang ketiga adalah huruf B dari kata HEBAT berarti ‘’Bargaining Power PWI Riau untuk kebaikan wartawan’’. Bargaining power itu sederhananya sama dengan daya tawar. Sebagai organisasi wartawan terbesar di Bumi Lancang Kuning, sudah sejak lama PWI Riau memiliki daya tawar yang kuat, baik terhadap pemerintahan di daerah maupun terhadap swasta. Daya tawar yang kuat itu tentu karena persatuan dan kekompakan seluruh wartawan yang tergabung dalam PWI Riau.

Keempat, huruf A dari kata HEBAT berarti ‘’Aktualisasi diri  wartawan di PWI Riau harus terus ditingkatkan’’. Aktualisasi diri wartawan yang harus ditingkatkan itu terutama pada kemampuan seorang wartawan anggota PWI Riau dalam mengembangkan segenap potensi yang dimilikinya untuk meningkatkan kualitas karya-karya jurnalistiknya. Harus disadari bahwa aktualisasi diri seorang wartawan itu dibuktikan berdasarkan karya-karya jurnalistiknya, baik karya tulis, vidio maupun foto yang dipublikasikannya.

Terakhir, huruf T dari kata HEBAT berarti ‘’Tempat edukasi, silaturrahmi dan heppi-heppi (bergembira) wartawan anggota PWI Riau’’. Kalau melihat PD/PRT PWI, sudah jelas disebutkan PWI sebagai organisasi berhimpunnya wartawan yang bersifat independen dan profesional tanpa memandang suku, agama dan golongan dengan maksud dan tujuan yang jelas. Diantaranya; memupuk kepribadian wartawan, memupuk komitmen wartawan untuk berperan-serta dalam pembangunan bangsa, meningkatkan ketaatan wartawan pada KEJ, meningkatkan kredibilitas dan integritas wartawan, mengembangkan profesionalitas wartawan, membantu dan memberi perlindungan hukum kepada wartawan serta memperjuangkan kesejahteraan wartawan.

Marilah kita mendukung dan memberikan kepercayaan kepada Raja Isyam Azwar sebagai calon Ketua PWI Riau yang layak memimpin organisasi ini ke depan. Dengan pengalaman, integritas, dan komitmennya, ia dapat membawa PWI Riau menuju arah yang lebih baik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya untuk kepentingan pers dan masyarakat Riau secara keseluruhan.

Lewat mekanisme Konferensi Luar Biasa (Konferensi Provinsi XVI) PWI Riau yang akan digelar pada 11 Desember 2023 mendatang (jika tidak ada calon lain) Raja Isyam akan melenggang kangkung menjadi Ketua PWI Riau periode 2023-2028. Ia  menggantikan  kepemimpinan Zulmansyah yang saat ini diberi amanah sebagai Kabid Organisasi PWI Pusat periode 2023-2028. Semoga!

Penulis: Yanto Budiman Situmeang