Wanita Pengutil di Toko Sembako Tertangkap

Wanita Pengutil di Toko Sembako Tertangkap

Riaumandiri.co - Wanita berjilbab yang beberapa hari lalu mengutip barang jualan di Toko Sembako di Jalan Pahlawan Kerja akhirnya mendapat nasib sial, wanita itu tertangkap tangan di toko yang berbeda saat beraksi.

Banyak barang sembako yang ditemukan saat tertangkap itu, pemilik dan warga yang geram akhirnya mengantarkan wanita tersebut ke Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Raya. Akan tetapi, pemilik toko dan wanita itu sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan dan tidak dilanjutkan ke perkara hukum.

Adapun identitas wanita berjilbab itu ialah inisial DSR alias Dewi (37) yang beralamat di Kelurahan Kubang Raya Kecamatan Marpoyan Damai. Wanita beraksi di dua lokasi dan sudah melancarkan aksinya sebanyak empat kali.


"Korbannya tidak mau membuat laporan polisi, perkara ini kata korban akan diselesaikan secara kekeluargaan dengan alasan kemanusian, dengan mengganti kerugian terhadap barang yang diambil," terang Kapolsek Bukit Raya AKP Syafnil, Kamis (26/10).

Wanita tersebut, jelas AKP Sayfnil, berstatus single parent atau janda yang tidak memiliki seorang anak yang masih kecil dan tidak memiliki pengahisaln tetap untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, alasan ini yang menjadi pemicu untuk melakukan pencurian di toko sembako.

"Pengakuannya single parent sudah punya anak, dia tidak punya pengahasilan tetap, dan melakukan nya, alasannya ya ekonomi lah," sambung AKP Syafnil.

Sebelumnya, Wanita itu nekat mengutil barang-barang jualan yang berada di rak Toko Sembako yang berada di Jalan Kartama pada Selasa (24/10), aksi pencuriannya itu terekam jelas kamera pengawas yang terpasang di toko tersebut.

Tampak, wanita itu memakai gamis yang dilengkapi dengan jilbab panjang. Awalnya, wanita itu memutari lorong-lorong tempat barang jualan itu, lalu mengambil dengan cepat dan mamasukan kedalam benda yang ada disebalik jilba panjangnya itu.

Hal semacam itu dilakukannya berulang-ulang hingga barang yang diambilnya terasa cukup atau kemungkinan kantong yang ada disebalik jilbabanya penuh, kemudian pergi meninggalkan Toko Sembako tersebut.

Karyawan Toko Sembako Fauzan menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi tak berapa lama setelah toko dibuka, ketika itu para karyawan masih disibukkan dengan tugas masing-masing dan ada yang masih beres-beres.

"Kejadiannya cepat juga, gak nyadar kami, tiba-tiba aja sudah didalam. Kira-kira, enggak sampai lah lima menit dia beraksi. Masuk, langsung ke belakang, mungkin nampak kita lagi beres lengah, jadi main cepat aja dia," kata Fauzan, Rabu (25/10).

Peristiwa itu disadari karyawan ketika wanita tersebut meninggalkan toko dan menaruh rasa curiga, saat dilakukan pengecekan kamera CCTV dan ternyata benar jikalau wanita tersebut telah mengambil barang jualan dengan jumlah yang cukup banyak.

"Di CCTV nampak dia makasi  jilbab panjang, main buka langsung masukin aja, entah itu (dibalik jilbab) tas atau plastik kita gak tau lah," sambung Fauzan.

Barang yang diambil wanita itu, sebut Fauzan, terbilang barang jualan yang harganya lumayan mahal, tidak jelas berapa buah yang diambil wanita itu namun perkiraan kerugian sampai di angka Rp500 ribu hingga Rp600 ribu.

"Mahal mahal (barang yang diambil), ada sarden, ada kecap, ada sambal yang pouch besar. Kira-kira 500 sampai 600 kerugiannya, itu pun kemungkinan bisa lebih, soalnya ada titik buta yang mungkin dia mengambil juga," terang Fauzan.