KKN Kelompok 7 UMRI 2023 Berikan Pelatihan Pemanfaatan Kulit Nenas ke Masyarakat Labuh Baru

KKN Kelompok 7 UMRI 2023 Berikan Pelatihan Pemanfaatan Kulit Nenas ke Masyarakat Labuh Baru

RIAUMANDIRI.CO- Sebagai perwujudan dari Catur Darma Perguruan Tinggi, mahasiswa KKN kelompok 7 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melakukan pemberdayaaan ekonomi masyarakat melalui pembuatan sabun cuci piring dari limbah kulit nenas ke masyarakat belum lama ini.

Berpusat di Lapangan serbaguna RT 03 RW 08 Labuh Baru Barat, antusias warga mayarakat cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan tersebut. Sebanyak 50 orang peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK, mitra tani, dan masyarakat setempat hadir dalam kegiatan tersebut. 

Sean selaku ketua kelompok, mengatakan bahwa pemanfaatan limbah kulit nanas sangat bermanfaat, dimana kandungan flavonoid didalam kulit nanas dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan, antialergi, antiflamasi, antivirus, dan antibakteri. 


“Dengan memanfaatkan dan  mengolah limbah menjadi produk yang bernilai tambah, akan berguna bagi masyarakat dan memiliki nilai jual yang secara tidak langsung telah mendukung program pemerintah dalam melestarikan lingkungan bisnis yang sehat sekaligus menjadi peluang usaha bagi ibu-ibu setempat," ujar Sean. 

Untuk mendapatkan limbah kulit nanas tidaklah sulit karena telah bermitra dengan petani nanas, dimana selama ini kulit nanas  hanya dibuang percuma, dan dengan gagasan ini akan mampu menciptakan lingkungan bisnis yang baru. 

Lebih lanjut, Sean juga mengungkapkan dengan adanya penyuluhan pembuatan sabun cuci piring ini dapat membakar semangat ibu-ibu, sehingga berencana untuk mengembangkan serta memproduksi dengan jumlah banyak dan memasarkannya.

Sementara itu, penerima manfaat dari program ini yakni Suryani dan Mega mengatakan, dengan adanya peyuluhan ini, mereka sangat terbantu dalam hal penghematan belanja rumah tangga sebab mereka sudah bisa membuat sendiri dan kedepannya bisa memasarkannya. 

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya adik-adik mahasiswa kkn dikelurahan ini dan sangat berterima kasih atas ilmu yang dibagikan," tutup Suryani. 

Dosen pembimbing KKN, Rahayu Setianingsih, SE, MM terus mendorong agar Mahasiswa senantiasa terus berinovasi melahirkan gagasan- gagasan  baru yang berguna bagi masyarakat. 

"Semoga masyarakat khususnya ibu-ibu yang mengikuti kegiatan penyuluhan tentang pemanfaatn limbah nenas ini bisa ditindaklanjuti sebagai sebuah gagasan menciptakan usaha yang  mendatangkan keuntungan," ujar Rahayu.***