Gubernur Syamsuar Hadiri Milad ke-67 Ponpes Darussalam Rohul

Gubernur Syamsuar Hadiri Milad ke-67 Ponpes Darussalam Rohul

Riaumandiri.co - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menghadiri acara bersempena milad ke 67 tahun pondok pesanteren (Ponpes) Darussalam Rokan Hulu. Agenda ini sekaligus menjadi wadah silahturahmi akbar santri, alumni dan pengurus yayasan.

Santri dan satriwati ponpes Darussalam Rohul sangat antusias menyambut kehadiran Gubri Syamsuar. Terlihat, orang nomor satu di Provinsi Riau tersebut diarak menggunakan kompang.

Tak hanya itu saja, warga pondok pesantren pun banyak yang bersalaman dan ingin swafoto dengan Gubernur Syamsuar. Kegiatan itu berlangsung di Komplek PP Darussalam, Saran Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Minggu (09/07/2023).


Pada kesempatannya, Pimpinan pondok pesantren Darussalam Rohul, Syeikh H. Ala Iddin Athory Aidarus mengatakan pondok pesantren ini di dirikan oleh Almarhum Abuya Syekh Haji Aidarus Ghany pada tanggal 09 Juli 1956. Pembangunan ini merupakan dibawah pengelolaan Yayasan Pendidikan Islam Al-Aidarusiyah (YPIA) Riau dengan jenjang pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Madrasah Aliyah (MA) setara SMU /SMK.

“ Pondok pesantren Darussalam ini sejarahnya panjang sekali perjalanannya, mulai bangun awalnya itu di Batu besurat. Kemudian pada tanggal 09 Juli tahun 1959 didirikanlah pondok pesantren Darussalam di Kabun ini yang dibangun oleh ayah saya, Almarhum Abuya Syekh Haji Aidarus Ghany,” katanya.

Dijelaskan, pendidikan pondok Pesantren Darussalam Kabun ini memiliki tujuan untuk menciptakan generasi muda Islam yang Tafaqquh fiddin, beriman dan bertaqwa, memiliki IImu Pengetahuan, wawasan yang luas serta terampil, profesional dan mandiri. Dia menambahkan, ponpes tersebut merupakan satu diantara pondok tertua di Provinsi Riau yang telah menciptakan alumni berintelektual, edukatif, eksekutif maupun legislatif berlandaskan agama islam.

"Sebagai salah satu Pondok Pesantren tertua di Propinsi Riau, hingga saat ini Pondok Pesantren Darussalam telah menciptakan lebih 5.000 orang alumni yang tersebar di berbagai daerah khususnya Propinsi Riau dan Propinsi Sumatera Barat, Nanggroe Aceh Darussalam, Jambi, Sumatera Selatan dan seluruh Nusantara yang berperan aktif ditengah masyarakat sebagai tokoh ulama, intelektual, edukatif, eksekutif maupun legislatif,” jelasnya.

Sementara itu, Gubri Syamsuar menyampaikan selamat hari jadi untuk pondok pesanteren (Ponpes) Darussalam Rohul yang ke 67 Tahun. Dirinya menambahkan dari acara milad tersebut dapat memperkuat tali persaudaraan dan saling membantu untuk pembangunan ponpes.

"Kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala bahwa dari acara milad ke 67 tahun alumni-alumni pondok pesantren ini begitu peduli dengan pak Buya. Memang seharusnya ya begitu, semoga seterusnya tetap terjalinlaj tali silahturahmi ini,” ujarnya.

Kemudian, Gubernur Syamsuar menjelaskan bumi lancang kuning ini masih ada permasalahan yang terjadi di masyarakat. Satu diantaranya seperti peredaran narkoba. Untuk itu, Gubri Syamsuar mengajak pengurus dan alumni pondok pesantren hingga masyarakat agar bisa bersinergi bersama pemerintah daerah serta pihak berwajib dalam mengatasi peredaran barang haram itu.

"Saya banyaklah menerima informasi dari masyarakat-masyarakat kita, bahwa peredaran narkoba di Riau ini masih dibilang sangat banyak. Untuk itu mari kita semua menjaga masa depan negeri ini. Salah satu caranya itu adalah kuatkan anak-anak kita ini dengan ilmu agama. Semoga Allah memberikan kemudahan untuk menyelesaikannya permasalahan itu, Amin ya robbal alamin.” pungkasnya.

Lebih lanjut, dalam kunjungannya ke ponpes Darussalam Rohul tersebut Gubri Syamsuar melakukan peletakan batu pertama aula serba guna Syekh Abdul Ghany El-Khalidi Alkampari. Selain itu, orang nomor satu di Provinsi Riau ini juga meresmikan rumah wakaf dari alumni santri pondok pesantren.