PCR Jajaki Kerjasama dengan BPC Perhumas Pekanbaru

PCR Jajaki Kerjasama dengan BPC Perhumas Pekanbaru

RIAUMANDIRI.CO-  Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hubungan Masyarakat (BPC Perhumas) Pekanbaru menghadiri undangan salah satu instansi pendidikan yakni Politeknik Caltex Riau. Pertemuan ini untuk menjejaki kerja sama sekaligus berdiskusi terkait persiapan dan perencanaan pembentukan program studi hubungan masyarakat dan komunikasi digital. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampus Politeknik Caltex Riau, Selasa (20/6/2023). Dihadiri langsung oleh Ketua BCP Perhumas Pekanbaru, Rozita, SM dan diterima oleh Kepala Bagian Perencanaan Politeknik Riau, Sugeng Purwantoro. 

Sejumlah pengurus BPC Perhumas Pekanbaru dari unsur akademisi dan praktisi turut hadir dalam pertemuan ini. Mereka adalah Drs H Ian Macyar, MM (Coorporate Communication Tabrani Group), Dr Welly Wirman, M Si (Ka Prodi Magister Ilmu Komunikasi UNRI).


Lalu, Assyari Abdullah, MI Kom (Dosen Ilmu Komunikasi UIN SUSKA Riau), Mustafa, MI Kom (Dosen Ilmu Komunikasi UIN SUSKA Riau) dan Maal Abrar, MI Kom (Dosen Persada Bunda & Pembina UMKM) dan Yudi Juliandra (Ketua Perhumas Muda) BPC Perhumas Pekanbaru. 

Dalam sambutannya Ketua BPC Perhumas Pekanbaru, Rozita menyampaikan apresiasi langkah strategis yang dilakukan oleh Kampus Politeknik Caltex Riau. Mengingat komunikasi merupakan disiplin ilmu yang memiliki banyak peminat terutama di era digital saat ini.

"Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah dan pengembangan ilmu kehumasan khususnya Digital PR yang akan dibuka oleh PCR. Saat ini adalah era digitalisasi dan kita perlu berdaptasi dengan kondisi yang ada. Tentunya kami sangat berharap ke depan akan muncul praktisi humas yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja," ujarnya. 

Guna menunjang percepatan program tersebut, pihak Politeknik Caltex Riau meminta masukan dari BPC Perhumas Pekanbaru. PCR dapat melakukan kerja sama dengan BPC Perhumas Pekanbaru sebagai mitra dalam pengembangan prodi Kehumasan dan Komunikasi Digital.

"Kerja sama yang dilakukan bisa dalam bentuk tenaga pengajar, maupun sebagai mitra untuk magang, praktek program studi hubungan masyarakat dan komunikasi digital," ucapnya. 

Dalam diskusi, Welly Wirman selaku Koordinator Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UNRI turut memberikan masukan terkait rancangan mata kuliah berbasis digital. Masukan yang disampaikan yaitu, terkait mata kuliah yang relevan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan di era digital.

Assyari Abdullah yang merupakan Ketua Bidang Keanggotaan dan Perhumas Muda juga banyak memberikan masukan antara lain bagaimana kurikulum dapat memuat matakuliah yang relevan dengan era digital termasuk menguasai AI (artificial Intelligent) yang sangat dibutuhkan saat ini.

Selain itu, Ian Machyar yang merupakan humas paling senior juga turut memberikan masukan dan turut bangga dengan prodi baru di PCR karena menurutnya, ia juga memiliki sejarah pada saat pendirian PCR dulu. Maal Abrar dan Mutafa juga ikut menambahkan masukan terkait tehnis dari kurikulum.

Diakhir pertemuan Rozita mengucaokan terimakasih yelah melibatkan Perhumas dalam pendirian Prodi Kehumasan dan Komunikasi Digital di PCR, dan menyatakan kesiapannya untuk bet MOU dengan PCR.

Kami mengucapkan terimakasih telah diundang untuk memberikan masukan untuk berdirinya prodi baru ini, dan BPC Perhumas Pekanbaru siap mendukung dan melakukan kerja sama ke depannya. Silahkan dibuat saja draftnya untuk nanti kami diskusikan dengan penguris lain" ujarnya.

“Seperti kita ketahui bersama, kampus di Pekanbaru hampir seluruhnya memiliki jurusan ilmu komunikasi. Namun, tentu menjadi harapan kita bersama kepada Politeknik Caltex Riau mampu memberikan warna baru terutama dalam penerapan pembelajaran berbasis artificial intelligence” tutup Rozita.